KPU Kendari Sosialisasikan Pembentukan Badan Addhock – Berita Kota Kendari
Suksesi

KPU Kendari Sosialisasikan Pembentukan Badan Addhock

KENDARI, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari mensosialisasikan pembentukan badan addhock panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS) dan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Hotel D’Blitz Kendari, Sabtu (4/6).

Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu mengatakan, berdasarkan jadwal dan tahapan, pertama KPU akan membentuk badan addhock. Untuk itu, pihaknya terlebih dahulu mensosialisasikannya terlebih dulu kepada masyarakat.

“Sosialisasi ini, dihadiri oleh perwakilan dari 64 kelurahan dan 10 kecamatan di Kota Kendari. Kita ingin masyarakat tahu dalam pembentukan badan addhock ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” terang Hayani dalam sosialisasi ini.

Ia melanjutkan, sosialisasi ini berdasarkan petunjuk PKPU Nomor 3 Tahun 2015 Tentang tahapan dan jadwal Pilkada 2017.

“Ini merupakan rujukan ketentuan yang harus dilaksanakan,” ungkapnya.

Rencananya, pembentukan PPK dan PPS ini akan dilaksanakan pada 21 Juni sampai 20 Juli 2016. Beberapa syarat yang harus dipenuhi setiap calon di antaranya, Warga Negara Indonesia (WNI), berusia paling rendah 25 tahun pada saat pendaftaran, setia kepada UUD 1945 dan cita-cita Proklamasi.

Selain itu, memiliki integritas pribadi yang kuat jujur dan adil. Tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yah sah atau sekurang-kurangnya dalam jangka waktu lima tahun tidak lagi menjadi anggota parpol.

Berdomisili di wilayah kerja masing-masing baik PPK maupun PPS, sehat jasmani maupun rohani, dapat membaca dan menulis dalam Bahasa Indonesia, untuk PPK dan PPS berpendidikan paling rendah SMA atau sederajat, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan amar putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Tidak pernah diberikan sanksi pemberhentian tetap oleh KPU atau DKPP dan terakhir, belum pernah menjabat dua kali sebagai anggota PPK, PPS dan KPPS.

“Semua syarat ini, harus dipenuhi oleh setiap calon. Salah satunya kurang, tidak akan diloloskan,” tuturnya. (pas)

Click to comment
To Top