Dia Kira Kepulan Asap dari Pembakaran Sampah, Padahal Rukonya Terbakar – Berita Kota Kendari
Beranda

Dia Kira Kepulan Asap dari Pembakaran Sampah, Padahal Rukonya Terbakar

Toko Nabil Gorden hangus terbakar. Pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api karena titik api berada di lantai dua. (Pandi/BKK)

Toko Nabil Gorden hangus terbakar. Pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api karena titik api berada di lantai dua. (Pandi/BKK)

KENDARI, BKK – Dua rumah toko (ruko) yang terdapat di Jalan Lasandara Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga Kota Kendari, ludes terbakar, Sabtu (4/6).

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Menurut saksi mata di lapangan, sumber api berasal dari lantai dua ruko Nabil Gorden.

“Saya lagi duduk-duduk depan ruko ini, ternyata sudah ada kepulan asap dari lantai dua Nabil Gorden,” terang Nurdin saat ditemui di TKP.

Nurdin mengira, kepulan asap berasal dari pembakaran sampah oleh warga di belakang ruko. Ternyata, bukan hanya asap yang keluar melainkan disertai dengan api yang sudah menyala. Ketika itu, salah satu pekerja di ruko itu bernama Ali keluar dan berteriak minta tolong.

“Dia berteriak kebakaran, semua warga di sekitar itu berbondong-bondong masuk untuk memadamkan. Tapi, apinya terlalu besar sehingga tidak bisa dipadamkan pakai air di ember,” paparnya.

Besarnya api di Nabil Gorden, ikut merembet ke ruko lainnya yang sangat berdempetan. Toko Mujur Jaya Grosir dan ecerean pakaian serta boneka ikut dilalap si jago merah.

Nyala api semakin membesar karena warga tidak mampu menjangkau sebaran api yang semakin menjadi.

Sekitar 15 menit kemudian, empat mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemkot Kendari turun memadamkan. Karena medannya yang cukup sulit, pemadam agak kerepotan untuk naik ke lantai dua.

Terpaksa, petugas pemadam dibantu warga, memanjat dinding ruko dan menyemprotkan air. Sekitar dua jam, baru api bisa dipadamkan.

Pemilik ruko, enggan memberikan komentar atas kejadian ini. Namun, kerugiannya ditaksir sekitar miliaran rupiah.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, diduga api akibat kelalaian dari pegawai di Nabil Gorden yang tidak sempat mematikan setrika uap. Sehingga, kain yang panas menimbulkan api dan merembet di sekelilingnya yang mayoritas berbahan tekstil.

Meski begitu, Kepolisian Sektor (Polsek) Mandonga belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Kapolsek Mandonga Komisaris Polisi (Kompol) Robby Topan Manusiwa baru mendapatkan keterangan dari warga sekitar.

“Besok baru bisa dipastikan apakah akan ditangani Polres atau Polsek. Kita masih akan lakukan pendalaman penyebab kebakaran,” tuturnya. (pas/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top