Beranda

BNNP Sultra Gelar Penyuluhan dan Baksos di Kampung Narkoba

BNNP Sultra saat melakukan penyuluhan narkoba di Kampung Salo. (foto: Rudy/BKK).

BNNP Sultra saat melakukan penyuluhan narkoba di Kampung Salo. (foto: Rudy/BKK).

KENDARI, BKK – Menjelang perayaan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada tanggal 26 Juni 2016) mendatang, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penyeluhan anti-narkoba dan bakti sosial (Baksos) di kampung narkoba, tepatnya di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Minggu (5/6).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sultra, Harmawati mengatakan, tujuan dari penyeluhan dan bakti sosial ini merupakan bagian dari bukti keseriusan pihak BNNP, dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota Kendari, khususnya di kampung Salo yang dikenal sebagai kampung narkoba.
“Jadi hari ini kita ada tiga rangkaian kegiatan, yakni sunatan massal, pemeriksaan golongan darah dan penyerahan sembako serta pakaian layak pakai. Sumbangan ini merupakan sumbangan dari internal BNNP Sultra, yang secara gotong-royong menyumbang,” katanya.
Harmawati menjelaskan, pihaknya memilih Kampung Salo sebagai lokasi penyuluhan dan baksos karena sesuai hasil pertemuan dengan Asosiasi Relawan Anti Narkoba (Artipena) serta tokoh masyarakat pada bulan April lalu, masyarakat meminta agar pihak BNNP dapat menggelar kegiatan sosial di kelurahan itu.
“Di situ masyarakat meminta kalau bisa disini diadakan sunatan massal, jadi setelah kita koordinasi ternyata betul masih banyak anak-anak yang belum disunat. Saya juga koordinasi dengan Kepala Puskesmas Kandai dan dia bilang itu lebih baik, makanya kita pilih disini, apalagi ini kan mau Ramadhan. Ahamdulillah kita lihat sendiri bagaimana antusias masyarakat, kita hanya koordinasi dengan lurah dan camat, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) disini,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Harmawati, tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini, guna memperlihatkan keseriusan pihak BNNP Sultra dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Mungkin itu salah satunya juga, rencana awal itu kan kita akan pusatkan di Kolaka Utara (Kolut). Tapi karena kedengaran ini disini begini, jadi kita pusatkan dulu disini. Karena ini kan tempat kita, daerah kita, kan kalau ada kampung narkoba begini disini kan kasian juga kita punya anak, keluarga kita bisa tercemar,” lanjutnya.
Erni (35) salah seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mengikuti kegiatan tersebut merasa senang dengan adanya kegiatan penyuluhan narkoba yang dilakukan pihak BNNP.
“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pihak BBNP  dengan melakukan kegiatan penyuluhan seperti ini, sehingga anak-anak kami bisa paham dengan bahaya narkoba apalagi sampai terjerumus dengan yang namanya narkoba,” pungkasnya. (p5/c/jie)

To Top