Honor PPK dan PPS Naik Dua Kali Lipat – Berita Kota Kendari
Beranda

Honor PPK dan PPS Naik Dua Kali Lipat

Abdul Wahid Daming

Abdul Wahid Daming

KENDARI, BKK – Dari total anggaran Rp 19 miliar penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kendari 2017, dipastikan sekitar Rp 1,9 miliar hanya diproyeksikan untuk membayar honor panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) selama delapan bulan.

Divisi Logistik dan Umum KPU Kota Kendari Abdul Wahid Daming mengatakan, keluarnya surat edaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tentang kenaikan honor penyelenggara, ikut berdampak pada pembengkakan anggaran KPU.

“Ada kenaikan yang sangat signifikan untuk honor PPK dan PPS termasuk KPPS,” terang Wahid Daming di kantornya, Senin (30/5).

Di Pilkada Kota Kendari, KPU dalam waktu dekat akan merekrut 192 anggota PPS dari 64 kelurahan termasuk ketua dan 50 anggota PPK dari 10 kecamatan termasuk ketuanya.

“Setiap kecamatan, ada lima anggota PPK satu di antaranya ketua. Sedang di PPS, ada tiga orang satu di antaranya, ketua,” papar Wahid.

Meski Wahid tidak mengetahui secara detil jumlah honor penyelenggara add hock, berdasarkan data dari KPU Sultra sebelumnya, diketahui jumlah honor yang didapat ketua baik di tingkatan PPK dan PPS, berbeda dengan status anggota.

Jabatan ketua PPK, honornya mencapai Rp 1.850.000 atau sekitar Rp 1,8 juta perbulannya. Jumlah ini naik 100 persen bila dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya Rp 900 ribu perbulan.

Untuk anggota, sekitar Rp 1,6 juta yang sebelumnya hanya Rp 750 ribu.

Sedang PPS, dari Rp 400 ribu sebelumnya naik menjadi Rp 900 ribu perbulannya. Sedangkan anggota, dari Rp 350 ribu perbulan menjadi Rp 850 ribu perbulan.

Dari jumlah ini, Berita Kota Kendari merinci, setiap bulannya untuk jabatan ketua PPK akan menghabiskan sekitar Rp 18,5 juta perbulan. Bila dihitung waktu kerja mereka delapan bulan, maka total dana yang dihabiskan sekitar Rp 148 juta.

Sedangkan anggotanya sebanyak 40 orang di 10 kecamatan akan menghabiskan anggaran Rp 64 juta perbulan. Total dalam delapan bulan masa kerja, mereka akan menghabiskan Rp 512 juta.

Untuk PPS, ketuanyA berjumlah 64 orang dari 64 kelurahan akan menghabiskan anggaran Rp 57,6 juta perbulan atau Rp 460 juta dalam delapan bulan masa kerja. Sedangkan anggota PPS akan menguras dana Rp 108 juta perbulan atau sekitar Rp 870 juta dalam delapan bulan.

Secara keseluruhan, honor penyelenggara add hock ini akan menghabiskan dana Rp 1,9 miliar dalam delapan bulan. Itu pun, belum masuk perjalanan dinas mereka, honor KPPS, linmas dan sekretariat PPK termasuk kegiatan lainnya. (pas/jie)

To Top