Dana Reses Tak Cair, Dua Anggota Dewan Mengamuk – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Dana Reses Tak Cair, Dua Anggota Dewan Mengamuk

Pintu ruang kerja Sekretaris DPRD Bombana tampak rusak setelah diamuk dua anggota dewan, Senin (30/5).

Pintu ruang kerja Sekretaris DPRD Bombana tampak rusak setelah diamuk dua anggota dewan, Senin (30/5).

RUMBIA, BKK– Dua anggota DPRD Bombana mengamuk lalu merusak sejumlah properti di ruang Sekretariat DPRD Bombana, Senin (30/5). Peristiwa itu pun membuat geger para staf yang sedang beristirahat siang.

Berdasarkan pengamatan Berita Kota Kendari, properti yang rusak diantaranya pintu ruang kerja Sekretaris DPRD setempat Alimudin. Salah satu bagian pintu tampak jebol seperti habis diterjang tendangan ala sepak bola. Selain itu, satu unit meja di salah satu ruang biro rusak parah.
Awalnya, tak satu pun staf maupun anggota DPRD yang mau buka mulut mengenai identitas orang yang telah merusak properti itu. “Saya tidak tahu siapa orangnya saudara. Soalnya waktu kejadian saya tidak ada. Coba kita tanya sama teman-teman pegawai sekretariat. Siapa tahu ada yang lihat kejadiannya tadi,” ungkap Anwar, Anggota DPRD Bombana yang dikonfirmasi tak lama setelah kejadian tersebut.
Anwar juga mengaku tak tahu apa yang memicu terjadinya pengrusakan. “Kita tanya saja sama pegawai sekretariat,” ujarnya lagi.
Setelah menghimpun informasi dari berbagai sumber, akhirnya didapatkan identitas dua anggota DPRD yang mengamuk ini. Yakni Heryanto dan satunya lagi berinisial A. Keduanya kesal, mengamuk lalu merusak lantaran dana reses yang tidak kunjung cair.
Heryanto pun mengakuinya. Menurutnya, sistem administrasi pada Sekretariat DPRD Bombana sangat buruk dalam beberapa bulan terakhir.
“Besok anggota dewan asal Kabaena mau reses. Tapi batal karena tidak ada anggaran. Ini kan aneh. Sebab jauh-jauh hari reses ini sudah diagendakan,” kata Heryanto dengan nada tinggi.
Heryanto mengaku sangat emosional karena pihak sekretariat seakan-akan menganggap reses bukanlah agenda yang penting. Baginya, reses tersebut menjadi ajang untuk menyampaikan hasil perjuangannya di dewan kepada konstituennya. Heryanto pun mengingatkan agar pihak sekretariat DPRD segera menata sistem administrasinya.
Sekretaris DPRD Bombana Drs Alimudin belum dapat dikonfirmasi terkait hal ini. Mantan Camat Poleang Tengah ini sedang keluar daerah untuk perjalanan dinas.
“Pak Sekwan tidak ada. Dia masih di Makassar pak,” ujar seorang staf.
Insiden anggota dewan mengamuk gara-gara anggaran juga terjadi di Konawe Selatan belum lama ini. Saat itu, oknum anggota dewan tersebut merusak properti milik Dinas Kelautan dan Perikanan lantaran diduga tidak ada koordinasi dalam pengalokasian proyek nelayan di wilayah pemilihannya. (cr2/b/aha)

Click to comment
To Top