Beranda

Komisi III Seriusi Bangunan Melanggar Garis Sempadan Sungai

KENDARI, BKK – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari berjanji untuk serius menyelesaikan persoalan bangunan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2013 tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kota Kendari.
Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III, Simon Mantong melalui selulernya, Minggu (29/5). Ia menjelaskan, bangunan yang melanggar garis sempadan sungai mesti disikapi dengan serius sebab menyalahi aturan dan dapat membahayakan warga sekitar.
“Kita akan serius selesaikan masalah ini, dan untuk saat ini sudah ada langkah-langakh yang kita tempuh,” ujarnya.
Ia melanjutkan, berdasarkan laporan hasil musrembang yang dilakukannya, sudah ada beberapa titik pembanguan yang diketahuinya melanggar garis sempadan, seperti di kali Lasolo, kali Kadia bagian dalam, sungai Wawanggu di Pasar Baru, kali di Anduonohu, dan kali di belakang Pasar Panjang.
“Beberapa titik ini akan menjadi fokus kami dikomisi III, dengan terus berkordinasi dengan pihak Tata Kota untuk segera menyelesaikan masalah ini,” terangnya.
Politikus Partai Gerindra ini juga menambahkan, sejauh ini komisi III telah beberapa kali berkordinasi dan mempresur Dinas Tata Kota untuk segera mengambil langkah-langkah penyelesaian. Namun hingga saat ini hal tersebut belum terlaksana dengan baik sebab ada beberapa tahapan yang mesti dilalui.
“Kita sudah melakukan langkah-langkah untuk benar-benar menyelesaikan masalah ini, dengan meminta Tata Kota mengambil sikap tegas, tetapi alasan Dinas Tata Kota sebelum dilakukan pembongkaran paksa mesti ada sosialisasi terlebih dahulu, kemudian teguran, lalu pembongkaran,” pungkasnya. (m2/c/jie)

To Top