‘Palu-Arit’ Masuk Sultra – Berita Kota Kendari
Beranda

‘Palu-Arit’ Masuk Sultra

Palu Arit

KENDARI, BKK – Atribut lambang Partai Komunis Indinesia (PKI); Palu-Arit, ternyata tidak hanya beredar di Pulau Jawa. Sulawesi Tenggara (Sultra) juga sudah menjadi salah satu wilayah sasaran penyebarannya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra Yusuf Mundu, ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/05), mengakui, berdasarkan laporan Kesbangpol kabupaten/kota yang sampai ke pihaknya, baju bergambar Palu-Arit mulai ditemukan di Sultra.

“Mengantisipasi beredarnya atribut bergambar Palu-Arit di Sultra, kita sudah melakukan langkah-langkah. Salah satunya berkoordinasi dengan Kesbangpol 17 kabupaten/kota untuk melaporkan dan melakukan tindakan seperlunya sesuai peraturan perundang-undangan bila menemukan fakta di lapangan tentang keberadaan lambang tersebut, baik dalam bentuk baju maupun semacamnya,” kata Yusuf Mundu.

Hasilnya, kata Yusuf, pihaknya menemukan aneka macam baju berlambang Palu-Arit beredar di tengah masyarakat.

“Jadi ternyata, baju-baju tersebut dikirim ke sini (Sultra,red) dengan cara diselipkan ke dalam karung baju lainnya. Pernah kita temukan seorang warga mengenakan baju tersebut. Setelah kita telusuri, ternyata yang bersangkutan mengaku dia dapat dalam karung baju yang menurut pengakuannya sudah dibuang. Mungkin sengaja dibuang, kebetulan didapat oleh orang lain, dan dilihatnya masih bagus, yah, langsung dipakai,” cerita Yusuf sambil memperlihatkan gambar-gambar handphone miliknya berisi foto-foto baju kaos berlambang Palu-Arit yang sempat beredar di Sultra, salah satunya gambar yang diupload di salah satu grup media sosial (medsos). Kata dia, gambar yang beredar di medsos tersebut merupakan gambar dari Kesbangpol.

Bagi Yusuf Mundu, atribut Palu-Arit yang bermunculan dan fenomenal tersebut bukan sekadar tren atau hasil kreativitas pemuda, tetapi ada indikasi bangkitnya kembali ideologi komunis. Karena itu, pesan Yusuf, semua pihak harus mewaspadai hal ini demi menjaga stabilitas daerah, bangsa, dan negara.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat untuk segera melaporkan kepada yang berwajib jika menemukan adanya kostum atau atribut berlambang Palu-Arit di tengah masyarakat. Kami juga selalu intens berkomunikasi Kesbangpol kabupaten/kota melalui media whatsaap (WA),” tutupnya. (jie)

To Top