Lingkar Sultra

Kapal yang Ditumpangi Pj Bupati Busel Mati Mesin di Tengah Laut

KENDARI, BKK – Kapal yang ditumpangi Pj Bupati Buton Selatan (Busel) H Muhammad Faisal SE MS bersama istrinya, serta puluhan pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengalami kerusakan mesin, saat berlayar dari Batu Atas menuju Batauga, Rabu (25/5) sekitar pukul 17.00 Wita.

Akibat kejadian itu, kapal jenis fiber bernama KM Busel yang memuat 27 orang tersebut terombang-ambing selama 2,5 jam di tengah laut, tepat 12 mil sebelah timur Tanjung Masiri. Untungnya, sebelum hal yang tidak diinginkan terjadi, personel Kantor Search and Rescue (SAR) Kendari melalui Pos SAR Baubau cepat bergerak menuju tempat kejadian musibah (TKM) dan melakukan pertolongan.
Kepala Kantor SAR Kendari Amiruddin SSos MSi, melalui humasnya Wahyudi mengungkapkan, dari laporan yang mereka terima insiden tersebut terjadi saat bupati bersama istri,serta puluhan pejabat SKPD Busel baru saja pulang melakukan kunjungan kerja (kunker) di Batu Atas.
Pria yang akrab disapa Yudi ini mengurai, Kantor SAR Kendari menerima laporan dari Koordinator Pos SAR Baubau sekitar pukul 17.40 Wita.
Selanjutnya, Kepala Kantor SAR Kendari memerintahkan personel Pos SAR Baubau untuk secepatnya melakukan pertolongan dan evakuasi. Sekitar pukul 18.00 Wita, personel menuju TKM dengan menggunakan rubber boat 307.
“Kapal itu mengalami kerusakan mesin 12 mil sebelah timur Tanjung Masiri. Cuaca saat itu mendung dan ombak 0,5 sampai 1 meter,” ujar Yudi.
Pada pukul 19.30 Wita, personel Pos SAR Baubau berhasil menemukan KM Busel sedang terapung, dan berhasil dievakuasi ke dermaga Batauga pada pukul 23.15 Wita. Penumpang dalam keadaan selamat.
“Memang itu sangat rawan sekali kalau kita terlambat berikan, karena cuacanya agak buruk. Karena kalau sudah sore apalagi malam hari, ombak bisa sampai 1 meter, dan untuk ukuran kapal fiber ombak 1 meter itu sangat bahaya,” tandas Yudi. (kas/jie)

To Top