BPOM Tingkatakan Pengawasan – Berita Kota Kendari
Beranda

BPOM Tingkatakan Pengawasan

KENDARI, BKK- Menghindari peredaran barang yang membahayakan bagi konsumen menjelang hari raya Idulfitri, Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan tingkatkan pengawasan di semua daerah.

Kepala BPOM Sultra, Adila Pababbari saat ditemui di ruangannya, Kamis (26/5) menjelaskan, pengawasan yang dilakukan BPOM Sultra nantinya akan berbeda dengan pengawasan sebelumnya.
“Kami akan tingkatkan pengawasan bukan hanya mengandalkan inspeksi dadakan (sidak), tetapi kita juga akan mengawasi peredaran barang melalui media online,” ujarnya.
Ia melanjutkan, saat ini pihaknya telah bekerja secara optimal untuk melakukan pengawasan baik melalui media sosial untuk mengantisipasi perdagangan online, dan peninjauan di lapangan di semua wilayah di Sultra, untuk menekan peredaran produk yang membahayakan.
“Peningkatan pengawasan yang kita lakukan untuk memberikan rasa aman bagi konsumen dalam memenuhi kebutuhannya menghadapi momen Idulfitri,” terangnya.
Tindakan BPOM ini mendapatkan respon positif komisi II Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari. Pasalnya, momen seperti ini kerap dimanfaatkan oleh oknum untuk memasukan produk yang tidak memenuhi syarat, sehingga perlu pengawasan ekstra.
“Kita apresiasi kerja BPOM Sultra yang sejauh ini telah menjalankan tugasnya dengan baik. Kami juga di DPRD Kota Kendari akan melakukan hal sama sehingga momen Idulfitri menjadi momen baik bagi semua masyarakat,” tambah Ketua Komisi II DPRD, Subhan ST.
Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sultra, Saninu Kasim juga mengatakan, selain pengawasan yang ditingkatkan baik itu BPOM atau DPRD mestinya ada sanksi tegas yang diberikan bagi pelaku usaha yang memasarkan produk ilegal, untuk memberikan efek jerah.
“Perlu ada sanksi yang diberikan bagi pelaku usaha yang kedapatan memasarkan produk ilegal, untuk membuat para pelaku usaha lain tidak melakukan hal sama, sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi,” pungkasnya. (m3-m2/b/jie)

To Top