Antisipasi Tak Dapat Partai, Musadar Kumpulkan KTP – Berita Kota Kendari
Suksesi

Antisipasi Tak Dapat Partai, Musadar Kumpulkan KTP

MusadarKENDARI, BKK – Untuk mengantisipasi tidak mendapatkan pintu partai, Wakil Wali (Wawali) Kota Kendari Musadar Mappasomba mulai mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) untuk maju jalur perseorangan atau independen.

Ditemui di kediamannya, Kamis (26/5), Musadar mengaku, untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan, dirinya ingin mengumpulkan KTP dengan target 30 ribu lembar.

“Ini untuk mengoptimalkan peran saja dengan mengantisipasi kemungkina. Bukan berarti, melakukan hali ini berhenti komunikasi dengan partai,” kata Musadar.

Langkah ini, kata dia, sangat didukung oleh tim pemenangannya. Sebab, bila mendapatkan pintu partai dan di sisi lain memperoleh dukungan KTP dari masyarakat, maka ada basis dasar yang kuat.

“Tidak ada ruginya menggalang ini. Kalau dapat partai, ini (dukungan KTP) ril,” paparnya.

Musadar membantah langkah mengumpulkan KTP ini sebagai tanda bahwa dirinya tidak akan mendapatkan pintu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat tempatnya mendaftar pintu.

Menurut dia, semua bakal calon (balon) Wali Kota Kendari belum ada yang mendapatkan pintu partai.

“Semua calon belum ada dukungan partai. Bohong kalau ada yang bilang sudah dapat. Mungkin, awal Juli baru jelas (dukungan partai),” ujarnya.

Tim pengumpul KTP ini, kata dia, sudah dibentuk beberapa hari ini. Setiap kelurahan ditempatkan dua orang yang sebagian besar berasal dari pedagang pasar.

“Yang dukung ful ini adalah pedagang. Nanti, ada mobil boks yang akan masuk lorong-lorong untuk meminta dukungan masyarakat melalui KTP. Kalau dikasi yah alhamdulillah, kalau tidak, nda masalah,” urainya.

Maju Pilwali Kendari, kata Musadar, merupakan salah satu amanah yang diberikan masyarakat. Ia mengaku, Pilwali ini merupakan jihadnya untuk membangun Kota Kendari.

“Ini jihad saya membangun kota dengan tagline membangun, melayani dan menguatkan. Saya siap mati di situ. Jadi menjadi wali kota bukan untuk mencari harta. Lalau saya sudah terpilih dan berubah, kalian boleh tulis saya cari harta menjadi wali kota,” tantangnya.

Berkait pasangannya nanti, Musadar belum mau buka-bukaan. Namun, ia memastikan pada saat mendaftar di KPU sudah ada wakilnya. (pas)

To Top