Polair Gagalkan Penyelundupan Delapan Kubik Kayu Hitam – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polair Gagalkan Penyelundupan Delapan Kubik Kayu Hitam

KENDARI, BKK – Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) pada Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menggagalkan penjualan delapan kubik kayu ilegal.

Jenis kayu gitogito yang disebut kayu khas Sultra dimuat dalam satu unit tanpa nama. Petugas melakukan penangkapan saat kapal melintas di Perairan Desa Lambangi Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Senin (23/5) sekira pukul 19.00 Witra.

Kepala Subbidang (Kasubbid) Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh mengatakan, selain mengamankan kayu polisi juga mengamankan seorang kapten kapal bernama Sengka.

Diuraikan, penangkapan kayu tersebut bermula dari anggota Subdit Gakum Ditpolair Polda Sultra melakukan patroli laut di daerah Konsel. Hasilnya, tepat di perairan Desa Lambangi, anggota melihat kapal dengan muatan mencurigakan.

Kapal itu, kemudian dicegat ditengah laut dan dilakukan pemeriksaan, ternyata memuat kayu yang diduga ilegal. Kapten kapal bersama tiga anak buah kapal (ABK) tidak bisa memperlihatkan bukti resmi kepemilikan kayu.

Menurut Dolfi, polisi mengetahui kayu gitogito adalah kayu yang tumbuh dikawasan hutan lindung.

“Mereka tidak bisa menunjukan dokumen resmi. Kayu itu juga diduga diolah dari kawasan hutan lindung,” tandasnya.

Perwira polisi dengan satu melati di pundak ini menambahkan, petugas kapal berikut muatan kayu delapan kubik, sementara diamankan di belakang Pos Polair Konsel. Sambil meminta keterangan kapten dan ABK. (kas)

Click to comment
To Top