Lion Air Kurangi Dua Penerbangan Kendari-Makassar – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Lion Air Kurangi Dua Penerbangan Kendari-Makassar

Reza Alfandi

Reza Alfandi

KENDARI, BKK– Keputusan Lion Air Grup menunda hampir 100 penerbangannya berdampak pada Kendari. Di Bandara Halu Oleo, Lion Air mengurangi dua penerbangannya.

“Ada dua flight yang dikurangi, yakni JT 997 pukul 17.20 WITA dan JT 721 pukul 19.50 WITA, kami cancel selama sebulan dari tanggal 18 Mei hingga 18 Juni 2016. Tetapi untuk membackup penumpang, kami siapkan Wings Air,” kata General Manager Lion Air Kendari, Muhammad Reza Alfandi di ruang kerjanya, Selasa (24/5).
Reza membantah bahwa pengurangan jadwal penerbangan tersebut merupakan bentuk perlawanan Lion Air Grup terhadap sejumlah sanksi yang dijatuhkan Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu. Melainkan, keputusan itu diambil mempertimbangkan sisi bisnis.
Dia melanjutkan, pada Ramadhan, penumpang biasanya sepi atau dikenal dengan istilah low season.
“Itu hal normal sebab menjelang Ramadan merupakan masa low season. Penundaan ini juga sudah mendapat persetujuan dari Kemenhub,” katanya.
Di masa normal, Lion Air Grup biasanya melayani 13 penerbangan dari Bandara Halu Oleo, terdiri atas enam pesawat boing dan tujuh ATR. Kini, hanya 11 penerbangan. Yang dikurangi adalah dua pesawat boeing karena pihak perusahaan menilai tidak efisien dari sisi bisnis, terutama dari pemakaian bahan bakar.
Adapun penumpang yang telah memesan tiket sejak jauh hari, manajemen Lion Air Kendari akan bertanggung jawab. Ada dua opsi yang diberikan. Pertama, penumpang memilih jadwal penerbangan yang lain tanpa penambahan biaya. Yang kedua adalah refund atau pengembalian uang tiket.
Sementara Kepala Bandara Haluoleo, Kolonel (Prb) Sarmanto mengatakan, pengurangan dua penerbangan Lion Air diprediksi akan menimbulkan penumpukan penumpang pada pesawat lainnya.
Pesawat-pesawat Lion Air yang masih beroperasi maupun maskapai lain diperkirakan akan penuh.
“Maskapai lain tidak mengurangi jadwal penerbangan ketika low season karena memang jumlahnya terbatas. Kalau dikurangi, penumpang pasti pindah ke maskapai lainnya,” katanya.
Soal keputusan Lion Air, Sarmanto membenarkan bahwa keputusan itu diambil karena pertimbangan sisi bisnis. Bagi Lion Air, jumlah penumpang pada bulan puasa acapkali berkurang sehingga berpotensi merugikan dari sisi bisnis. Apalagi, Lion Air melayani 13 penerbangan setiap harinya di Bandara Halu Oleo Kendari.
“Mereka mungkin ingin efisiensi dan melakukan perawatan terhadap pesawatnya,” tandasnya. (p6/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top