Masyarakat Moramo Utara Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik – Berita Kota Kendari
Beranda

Masyarakat Moramo Utara Tolak Pembangunan Pembangkit Listrik

Mahasiswa saat menggelar aksi penolakan terhadap PT DSSP Power yang membangun pembangkit listrik tanpa mengantongi amdal. (Pandi/BKK)

Mahasiswa saat menggelar aksi penolakan terhadap PT DSSP Power yang membangun pembangkit listrik tanpa mengantongi amdal. (Pandi/BKK)

KENDARI, BKK – Masyarakat Moramo Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) diwakili 10 kepala desa (kades) atas dukungan camat setempat menolak hadirnya pembangunan pembangkit listrik di wilayahnya. Selain 10 kades, gerakan ini ikut didukung mahasiswa yang mengatasnamakan Laskar Anoa Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut mereka, PT DSSP Power selaku perusahaan yang membangun pembangkit listrik ini belum mengantongi analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Padahal, oleh warga amdal sangat penting untuk meminimalisir kerusakan lingkungan.

“Selama ini, sudah ada pembangunan dan pembebasan lahan, ternyata di belakang belum ada amdalnya. Kami minta pembangunan pembangkit ini ditunda dulu,” teriak Jefri saat menggelar demonstrasi di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Senin (23/5).

Jefri menyebut, selama ini belum pernah ada koordinasi antara perusahaan dengan pemerintah setempat. Ia menyebut, kades yang menolak adalah Kades Mata Lamokula, Lamokula, Mekar jaya, Sanggula, Lombueya, Mata Wawatu, Wawatu, Tanjung Tiram, kel. lalowaru, dan Puasana.

“Selama ini, tidak pernah ada sosialisasi langsung dilakukan pembangunan. Untuk itu, pemerintah dan elemen masyarakat menolak pembangunan pembangkit ini,” teriaknya.

Untuk itu, tekan dia, Gubernur Sultra Nur Alam untuk memberhentikan sementara aktivitas PT DSSP Power karena dikhawatirkan bisa merusak lingkungan sekitar.

“Kami mendesak juga DPRD SUltra agar segera memanggil semua pihak terkait. Selain itu, kami mendesak kepada Kepala Badan Lingkungan Hidup Sultra untuk mencabut izin lingkungan terhadap perusahaan tersebut,” tekannya.

Di gedung rakyat, mereka diterima Ketua Komisi III DPRD Sultra Tahrir Tasruddin dan anggota Akalim. Menurut Tahrir, seluruh aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti dengan memanggil pihak terkait. (pas/jie)

Click to comment
To Top