Dua Kapolsek Positif Narkoba Belum Dapat Sanksi – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Dua Kapolsek Positif Narkoba Belum Dapat Sanksi

KENDARI, BKK – Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Watupute Inspektur Polisi Dua (Ipda) Muhammad Arwan dan Kapolsek Kusambi Ipda La Ode Bahmit yang dinyatakan positif narkotika, psikotropika, dan obat-obatan terlarang (narkoba) belum mendapatkan sanksi dari institusinya.

Keduanya, kini masih akan menjalani pemeriksaan intensif di Kepolisian Resor (Polres) Muna. Keduanya telah dicopot dari jabatan sebagai Kapolsek dan menjadi anggota biasa di polres.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Drs Razali mengatakan, belum ada sanksi yang diberikan kepada dua kapolsek ini.

“Kita baru mau lakukan pemeriksaan dulu,” ungkap Razali ditemui di sela-sela pembukaan kejuaran voli Kapolda Cup di GOR KONI Sultra, Senin (23/5).

Perwira polisi dengan tiga melati di pundak ini menegaskan, bila terbukti mengonsumsi barang haram itu, sanksi yang bisa diberikan kepada dua kapolsek ini adalah tindakan disiplin.

“Salah satunya bisa mutasi dan pembinaan,” katanya.

Meski begitu, ia belum mau menjelaskan kapan sanksi yang diberikan. Sebaba, kata dia, polda belum memeriksa keduanya.

Menurut dia, dua bawahannya itu belum bisa dikatakan terbukti menggunakan narkoba sebelum dilakukan pemeriksaan mendalam. Sebab, jelas Razali, bisa saja ada orang nakal yang sengaja memasukkan zat adiktif dalam minum.

“Jangan sampai pada saat minum dimasukan orang dan tidak ditahu. Kita lakukan pemeriksaan dulu,” ujarnya.

Selama ini, tutur dia, Polda Sultra telah intens memerintahkan kepada aparat untuk melakukan tes urine. Hal ini, untuk menghindari penyalahgunaan narkoba di korps bhayangkara.

“Kita selalu lakukan cek urine tingkat polda. Termasuk, kapolda juga tes urine. Saya juga begitu dan kapolres-kapolres. Ini untuk mencegah. Kita juga tidak tahu,” tuturnya. (pas/kas)

Click to comment
To Top