Satlantas Kolut Sudah Terbitkan 200 Surat Tilang – Berita Kota Kendari
Beranda

Satlantas Kolut Sudah Terbitkan 200 Surat Tilang

Kasad Lantas Polres Kolut, AKP Anton Bhayangkara Gaisar SIK. (Foto: Mansiral Usman/BKK)

Kasad Lantas Polres Kolut, AKP Anton Bhayangkara Gaisar SIK. (Foto: Mansiral Usman/BKK)

LASUSUA, BKK – Hari keenam Operasi Patuh, Sabtu (21/05), Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kolaka Utara (Kolut) telah mengeluarkan sedikitnya  200 lembar surat tilang dalam pelaksanaan operasi yang akan berakhir 29 Mei tersebut.

“Operasi patuh ini sudah menjadi agenda rutin Polri yang sudah masuk dalam kalender Polri setiap tahunnya. Operasi Patuh kali ini dijadwalkan akan berlangsung mulai 16 Mei sampai 29 Mei ke depan,” jelas AKP Anton Bhayangkara Gaisar SIK, Minggu (22/5).

Menurutnya, hingga Sabtu (21/5), sudah sekitar 150-200 lembar tilang yang telah terinput selama operasi tersebut. “Untuk jenis pelanggaran yang menurut hemat kami masih bisa ditoleransi, maka kami hanya memberi lembar teguran saja,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut dia, disamping pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan, jenis pelanggaran lalu lintas yang ditemui di lapangan juga masih didominasi minimnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan helem, penggunaan lampu kendaraan khususnya di malam hari, serta batas kecepatan saat berkendara.

“Khusus di wilayah Kolut ini, kami sebenarnya paling keras terhadap ke tiga jenis pelanggaran itu, batas kecepatan, tidak pakai helem, dan tidak pakai lampu khususnya di malam hari, karena fakta di lapangan ke tiga jenis pelanggaran inilah yang paling sering menyebabkan terjadinya Lakalantas, dan akibatnya sangat fatal, rata-rata menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

Karenanya, Kasat berharap, masyarakat bisa lebih memperhatikan ketertiban saat berkendara, tidak hanya pada saat ada operasi. “Melalui teman-teman media kami juga berharap, agar khusus untuk publikasi informasi dari kami, tolong sekaligus ada sosialisasi, agar masyarakat betul-betul ditekankan khususnya yang tiga jenis pelangggaran tadi, karena yang itulah yang paling banyak menyumbang terjadinya Lakalantas,” katanya. (k2/c/jie)

To Top