Dirjen Kemendestrans Tinjau UPT Puhialu – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Dirjen Kemendestrans Tinjau UPT Puhialu

Rombongan Dirjen didampingi Bupati Konut Ruksamin saat meninjau lokasi UPT Todoliyo. (FOTO: Vely/BKK)

Rombongan Dirjen didampingi Bupati Konut Ruksamin saat meninjau lokasi UPT Todoliyo. (FOTO: Vely/BKK)

WANGGUDU, BKK – Direktur Jenderal (Dirjen) Penyiapan dan Penempatan Transmigrasi Kementerian Desa dan Transmigrasi (Kemendestrans) RI, Ratna Dewi Anggita, tinjau langsung lokasi persiapan unit pemukiman transmigrasi (UPT) Puuhialu, Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara (Konut), Jumat (20/5).

Tujuan kedatangan Ratna dengan memboyong Dinas Transmigrasi Provinsi Sultra yakni untuk mengevaluasi progres pembangunan 75 unit perumahan transmigrasi sebelum dilakukan penempatan.

Sebelum ketujuan, rombongan Dirjen serta Dinas Transmigrasi Sultra terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati Konut di kantor masing-masing. Selanjutnya ke Rumah Jabatan Ketua DPRD, Jefri
Prananda hingga usai salat Jumat. Dari situ rombongan ini bertolak menuju lokasi.

Bupati Konut Ruksamin, Wakil Bupati Raup, Ketua DPRD Jefri Prananda, Plt Sekda Marthaya, Kepala Dinas Nakertrans Konut, Ketua Komisi A Rasmin Kamil turut dalam rombongan tersebut. Tidak mudah untuk menggapai lokasi tujuan. Akibat jalan yang baru dalam tahap pembukaan awal itu, setidaknya ada 5 kali mobil rombongan harus kandas dan terperangkap dalam kubangan.

Terpaksa mobil off road yang dikendarai Ketua DPRD Jefri Prananda dan satu unit mobil jonder harus berbagi tugas untuk mengeluarkan mobil-mobil itu dari dalam kubangan. Medan yang sangat berat tidak mengurungkan niat rombongan untuk sampai ke lokasi. Jarak 4 Km dari jalan poros pun harus ditempuh selama hampir satu jam hingga tiba lokasi.

Saat meninjau lokasi, Ratna Dewi Anggita menuturkan optimis dengan lahan transmigrasi tersebut. Menurutnya, wilayah UPT Puhialu memiliki tanah yang subur dan cocok untuk lahan pertanian maupun perkebunan.
Dari hasil pantauan di lapangan, Ratna menyimpulkan tidak menemukan masalah dalam pembangunan 75 unit perumahan transmigrasi untuk 75 KK.

“Lokasinya bagus. Rumahnya tinggal tahap finishing semua. Tinggal jalannya aja yang harus diselesaikan sebelum penempatan. Kan kalau penempatan itu mereka bawa barang-barangnya kalau mau pindah,” kata Ratna.

Bupati Konut, Ruksamin mengungkapkan rasa terima kasih karena pihak Kementerian Desa dan Transmigrasi telah bersedia berkunjung ke daerahnya. Meski perjalanan yang ditempuh melalui medan yang cukup berat.

“Ini merupakan kebanggan, beliau secara langsung melihat keterbatasan daerah kita. Sehingga, Insya Allah jika kita ingin menambah lagi sesuai dengan perencanaan, kita tidak perlu persentase lagi. Karena ibu Dirjen sudah melihat secara langsung,” ucap Ruksamin.

Di waktu bersamaan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Konut, Iswahyudin mengungkapkan, pembangunan perumahan UPT Puhialu beserta fasilitas lainnya menelan anggaran hingga Rp 2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Fasilitas yang sudah dibangun yaitu balai desa dengan gudang pertanian. setiap kepala keluarga mendapatkan 2 hektare lahan, satu hektare untuk pekarangan dan satu hektare untuk lahan pertanian. Semuanya 160 hektare,” jelasnya.

Belum jelas penduduk asal provinsi mana yang bakal ditempatkan di UPT tersebut. Namun, mantan Kadis PU Konut ini memprediksi, penempatan warga trans akan dilakukan pada Oktober mendatang. Tahun ini, Kementerian Desa dan Transmigrasi RI akan mendatangkan 75 KK program transmigrasi di Kabupaten Konawe Utara. Namun penempatannya dilakukan bertahap dan seluruhnya akan ditempatkan di UPT Puhialu. (k7/b/jie)

Click to comment
To Top