Lingkar Sultra

Puluhan Rumah di Laimeo Segera Direnovasi

WANGGUDU, BKK – Pemerintah kabupaten Konawe Utara (Konut) segera merenovasi ulang 64 unit rumah warga di Desa Laimeo, Kecamatan Sawa. Puluhan unit pemukiman warga tersebut dikategorikan sebagai rumah tidak layak huni.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pemberdayaan
Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Konut, Kasim Pagala, Selasa (17/5).

Kasim mengatakan, pihaknya saat ini telah menyelesaikan pendataan rumah warga yang bakal mendapatkan program renovasi. Rumah warga yang
dinilai tidak layak huni bakal dibedah sehingga layak untuk dihuni oleh pemiliknya.

“Sekarang sudah ada datanya semua. Jumlah rumah yang mau direnovasi ada 64 rumah yang belum permanen. Kita akan permanenkan,” katanya.

Kasim menyebutkan, terdapat tiga kriteria rumah yang terdaftar sebagai penerima program renovasi. Diantaranya bagi rumah yang beratap seng, dinding rumah masih bolong serta rumah yang kamarnya belum dibatasi dinding.

Program itu merupakan bagian dari persiapan menjelang penilaian lomba Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) September mendatang. Dalam lomba itu, masing-masing SKPD akan turut ambil bagian dalam proses penyelesaiannya. Anggaran renovasi rumah akan dibebankan kepada seluruh SKPD.

“Anggarannya itu berasal dari masing-masing SKPD. Yang terpenting dari semua ini kan kepedulian, kerja sama. Dan akan dikerjakan sesuai dengan kebutuhan rumah warga,” ujarnya.

Untuk diketahui, Desa Laimeo tahun 2016 ini ditunjuk mewakili Konut dalam lomba program terpadu P2WKSS tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Desa yang lokasinya di sepanjang pantai itu dipilih karena pemukiman masyarakatnya masih di bawah kategori layak huni.

“Kita sengaja tetapkan disana. Sehingga dengan adanya lomba P2WKSS, maka puluhan rumah tersebut bakal mendapat sentuhan langsung dari pemerintah daerah,” ujar Kasim. (K7/b/aha)

To Top