Polisi Amankan Mobil Rental yang Digelapkan TNI Gadungan – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polisi Amankan Mobil Rental yang Digelapkan TNI Gadungan

Mobil rental yang dibawa kabur oleh TNI gadungan telah berada di Polsek Baruga. (FOTO:ONNO/BKK)

Mobil rental yang dibawa kabur oleh TNI gadungan telah berada di Polsek Baruga. (FOTO:ONNO/BKK)

KENDARI, BKK – Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Baruga berhasil mengamankan satu unit mobil rental yang digelapkan oleh seorang Tentara Nasional Indonesia (TNI) gadungan berinisial WO.
Satu unit mobil Toyota Avansa silver dengan nomor polisi (nopol) DT 1026 JE ini merupakan milik salah seorang pengusaha rental di Kota Kendari bernama Surianti, tempatnya terletak di Jalan Sorumba Kecamatan Kadia.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baruga Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Ketut Arya Wijanarka SH SIK mengungkapkan, mobil tersebut diamankan di Pangkep Sulawesi Selatan (Sulsel).
“Setelah kami tahu mobil berada di wilayah Pangkep, kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Pangkep,” ujar Arya, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/5).
Dibeberkan, mobil tersebut itu ditemukan di tempat gadai. Pelaku menggadainya seharga Rp 37 Juta.
Selanjutnya, pihaknya berangkat ke Pangkep untuk mengambil barang bukti dan dibawa di Kendari lewat jalur darat. Kini, mobil itu berada di Mapolsek Baruga.
“Berdasarkan laporan dari Polres Pangkep, pelaku ini memang sudah pernah ditahan dalam kasus yang serupa,” terang Arya.
Kini, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku. Foto dan indentitas pelaku sudah di kantongi.
Pemilik rental, Surianti mengatakan, penggelapan tejadi pada 29 April 2016. Dimana urai dia, bermula dari WO bertandang ke tempatnya untuk menyewa mobil.
Namun, tempo itu pelaku mengaku lupa membawa uang tunai, sehingga pelaku menyimpan motor miliknya sebagai jaminan. Surianti pun menyetujuinya.
Lalu, pada malam harinya pelaku datang bersama seorang rekannya ke tempat rental untuk mengambil motor yang dikadikan jaminan biaya rental, dan pelaku menyimpan kartu tanda anggota (KTA) TNI palsu.
Motor itu kemudian dikendari rekannya, sedang pelaku meminta kepada anak pemilik rental untuk mengantarnya ke Pasar Baruga. Di tengah perjalanan pelaku tiba-tiba berubah pikiran dan meminta di antar di Boroboro, dengan alasan uang untuk membayar biaya rental.
Tidak lama berada di Boroboro, pelaku meminta untuk kembali ke Kendari bersama yang mengantarnya tersebut.
Esok harinya, pelaku datang lagi ke tempat rental untuk menyampaikan bahwa mobil tersebut akan diperpanjang pemakainnya. Sementara untuk biaya rental hari kemari belum dilunasi.
“Sampai tiga hari mobil saya belum dia (pelaku, red) kembalikan. Saya telpon, nomornya tidak aktif,” tutur Surianti.
Karena tak kunjung mendapat kabar, ia memutuskan melaporkan hal itu ke aparat Polsek Baruga pada 4 Mei 2016. (p4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top