Peserta PWN XIII Dibekali Bahaya Narkoba – Berita Kota Kendari –
Beranda

Peserta PWN XIII Dibekali Bahaya Narkoba

Pose Bersama Rektor IAIN Kendari, Danrem, BNNP Bersama Peserta PW XIII. (Nirwan/BKK)

Pose Bersama Rektor IAIN Kendari, Danrem, BNNP Bersama Peserta PW XIII. (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Peserta Perkemahan Wirakarya (PW) XIII mengikuti kegiatan workhsop pengembangan seni dan budaya se-Indonesia yang berlangsung di Gedung Auditorium Institut Agama Islam Negeri (IAIN).
Kegiatan ini menghadirkan Komandan Korem (Danrem) 143 Halu Oleo (HO) Kolonel CZI Rido Hermawan MSc dan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Fauzan Djamal MSi.
Rektor IAIN Dr H Nur Alim MPd mengatakan, pada hari kedua ini peserta perkemahan diberikan wawasan beberapa kegiatan-kegiatan baik yang ada dalam bumi perkemahan maupun yang ada di luar atau yang sifatnya indoor maupun outdoor.
“Salah satu kegiatan yang bersifat indoor hari ini adalah workshop pengembangan seni dan budaya se-Indonesia dan yang menarik dalam kegiatan ini adalah dihadiri langsung oleh Danrem 143 Halu Oleo yang memberikan materi yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan dan ketahanan negara,” ungkap Nur Alim Selasa (17/5).
Sedangkan Kepala BNNP Sultra, sebut Nur Alim, memberikan pengembangan wawasan bahaya narkotika, tentang cara mengenalinya, dan cara menghindarinya. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan pemuda dari narkoba.
“Menurut kami kegiatan seperti ini sangat penting untuk dilakukan, sebab sekarang ini banyak generasi mudah yang tidak lagi memperdulikan masa depan mereka maupun bangsa bahkan sekarang generasi mudah rawan akan bahaya narkoba,” tuturnya.
Sementara itu, Danrem 143 HO Kolonel CZI Rido Hermawan MSc mengaku, tekad generasi muda harus lebih keras. Selain itu, generasi muda juga harus lebih cerdas agar bisa membawa perubahan yang baik.
“Saya sangat berharap banyak kepada kalian untuk bisa menyerap banyak pengetahuan ini dan meyakinkan pada diri kamu bahwa kamu memang betul-betul generasi penerus bangsa yang akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” paparnya.
“Memimpin negara merupakan bukan hal yang ringan, sebab tidak ada dalam suatu sejarah hadirnya sosok pemimpin adalah suatu yang kebetulan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala BNNP Sultra Kombes Pol Fauzan Djamal MSi mengatakan, generasi muda harus bisa mengenal lebih jauh bahaya dari narkoba sebab sangat berdampak negatif terhadap penggunannya.
Narkoba jenis sabu-sabu, sebut Fauzan, bisa meningkatkan keberanian dan membuat pemakainya banyak bicara. Akan tetapi, kalau tidak menggunakannya maka penggunanya akan langsung kayak ayam sakit yang diam.
“Misalkan jenis ganja dikenal dapat memicu psikosis dan bisa meningkatkan nafsu makan, sedangkan sabu-sabu menghilangkan nafsu makan sehingga kebanyakan pemakai sabu kurus kering,” terangnya.
Untuk narkoba jenis halusinogen, sebut dia, bisa mengurangi konsentrasi penggunanya sehingga bisa membuat masa depan hancur. Bagi orang yang sudah mencobanya, kata dia, akan sulit untuk melepaskannya.
“Untuk menghindari ini sebenarnya harus ada sinergi dengan instansi terkait, sehingga angka penyalahgunaan narkoba bisa menecil,” tuturnya.
Kata dia, rata-rata pengguna narkoba awet muda, namun pemakainya duluan meninggal dunia sebelum usia tua.
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Dr Abdul Kadir mengatakan, kegiatan ini sebenarnya untuk pengembangan akademik peserta PW III yang diisi dengan wawasan kebangsaan dan wawasan akan ancaman bahaya narkoba, wawasan lingkungan dan pengembangan wawasan tentang nilai-nilai budaya.
“Sebab dasar kecintaan negeri sendiri harus didasari dengan pemahaman yang baik utamanya pemahaman terhadap ideologi,” katanya.
Peserta dalam workhop pengembangan wawasan ini adalah peserta PW III serta mahasiswa asing dari Afganistan, Rusia, Afrika dan Madagaskar.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan mereka terhadap nilai-nilai itu bisa dipahami, dan dengan adanya kegiatan ini komitmen kebangsaan mereka bisa lebih tinggi yang bisa diperoleh dengan belajar,” tuturnya. (m3/b/pas)

kayseri escort eskişehir escort porn
To Top