Lingkar Sultra

Jangan Lagi Ada Nama Fiktif dalam Koptan

WAKIL Bupati Kolaka Muhammad Jayadin menyerahkan buku rekening kepada perwakilan ketua kelompok tani di Kolaka, Selasa (17/5).

WAKIL Bupati Kolaka Muhammad Jayadin menyerahkan buku rekening kepada perwakilan ketua kelompok tani di Kolaka, Selasa (17/5).

KOLAKA, BKK- Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jayadin mengingatkan supaya tidak ada nama fiktif dalam kelompok tani (Koptan). Dia juga meminta agar bantuan yang diberikan dikelola bersama-sama.

“Jangan seperti KUD atau Ketua Untung Duluan, tapi dana ini dikelolah bersama. Semua dilibatkan. Dan jangan ada nama-nama fiktif didalamnya,” kata Jayadin usai menyerahkan buku rekening kepada Koptan, di Kolaka, Selasa (17/5).

Menurut Jayadin, bantuan ini merupakan upaya ‎pemerintah supaya masyarakat dapat kemudahan fasilitas dalam mengelolah tanah dan sawahnya. Jika dulu semua bantuan lewat pihak ketiga, sekarang diberikan langsung melalui Koptan, supaya ada tanggungjawab dan dinikmati secara langsung.

“‎Tidak ada lagi alasan petani tidak mengolah lahannya,” harap Jayadin.

Sementara Kadis Pertanian Peternakan dan Holtikultura H Muh Azikin juga berharap dana yang diberikan benar-benar ‎digunakan dengan baik, serta nama dalam kelompok supaya dilibatkan. Bukan sekedar ketua dan sekretaris yang aktif.

‎Menurut Azikin, pemberian dana tergantung dari luas lahan. Adapun dana yang bersumber dari APBN itu terdiri dari 194 kelompok program intensifikasi padi, 135 kelompok perluasan areal tanam padi, 54 kelompok intensifikasi kedelai, 74 kelompok perluasan areal tanam kedelai, pengembangan padi organik 1 kelompok, penerapan teknologi hazton 2 kelompok, sarana prasarana perluasan percetakan sawah 500 ha, rehab irigasi 2000 ha, embung dan damparit 6 unit.

Untuk dana yang bersumber dari APBD terdiri dari damparit 7 unit, jalan usaha tani 24.200 meter, irigasi air tanah 7 unit dan subsidi hand traktor 50 unit. (cr3/b/aha)

To Top