Dikhawatirkan PSU Satu TPS Lagi – Berita Kota Kendari
Suksesi

Dikhawatirkan PSU Satu TPS Lagi

KENDARI, BKK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara (Sultra) khawatir hasil pemungutan suara (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna jilid kedua, bakal digugat lagi di Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muhammad Endang SA mengatakan, pascaputusan MK tentang PSU jilid dua untuk tempat pemungutan suara (TPS) 4 Kelurahan Wamponiki dan TPS 4 Kelurahan Raha 1 Kecamatan Katobu Kabupaten Muna menimbulkan tensi yang sangat tinggi.

Menurutnya, atas putusan itu, maka akan berdampak pada saling gugat antarpendukung pasangan calon (paslon) sendiri. Di Pilkada Muna, partai berlambang mercy ini mendukung pasangan LM Rusman Emba-Malik Ditu (Rumah Kita).

“Takutnya nanti, kalau sudah PSU dua TPS itu, ada lagi PSU satu TPS,” terang Endang kepada Berita Kota Kendari, Sabtu (14/5).

Endang menilai, PSU kedua ini merupakan kesalahan semua pihak. Harusnya, sejak awal masalah daftar pemilih tetap (DPT) dituntaskan.

“Harusnya, tidak ada lagi celah dalam persoalan DPT. Ini kesalahan samua dan kita harapkan, jangan terulang lagi masalah DPT,” kata Endang.

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra ini mengaku, sangat kaget dengan hasil putusan MK ini. Sebab, berdasarkan pengalaman pilkada sebelumnya, tidak ada PSU dua kali. Sebab, hasil PSU harusnya langsung diputus.

“Biasanya, hanya satu kali PSU. Sebab, pelanggaran sudah ditahu. Saya juga kaget dengan putusan itu juka dilihat dari pengalaman-pengalama pilkada sebelumnya,” akunya.

Sebagai partai pengusung pasangan Rumah Kita, Endang masih optimis pasangan tersebut kembali menang pada PSU jilid dua ini. Suara yang diperoleh sebelumnya, tambah dia, masih bisa dipertahankan bahkan masih bisa bertambah.

“Saya masih yakin. Kita instruksikan kepada seluruh pengurus untuk kembali memperjuangkan memenangkan calon usungan kita pasangan Rumah Kita,” tekannya. (pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top