Tim Pemenangan Rumah Kita Polisikan Lurah Raha 1 dan Lurah Wamponiki – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Tim Pemenangan Rumah Kita Polisikan Lurah Raha 1 dan Lurah Wamponiki

Hasid Pedansa saat melapor ke Polsek Katobu.(FOTO:FITRI/BKK)

Hasid Pedansa saat melapor ke Polsek Katobu.(FOTO:FITRI/BKK)

RAHA, BKK – Tim pemenangan Rumah Kita yang diwakili Hasid Pedansa dan Ishak Salim, resmi melaporkan Lurah Wamponiki Jakfarudin Tambori STTP dan Lurah  Raha 1 Alamsyah STTP MSi ke Kepolisian Sektor (polsek) Katobu, Senin (16/5).

Keduanya dilaporkan atas tudingan memasukan surat keterangan palsu di Mahkama Konstitusi (MK). Surat itulah menjadi salah satu acuan hakim memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Jilid II Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Katobu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ogen Sairi SH, membenarkan laporan tersebut. Kata dia, kedua lurah itu dilaporkan karena diduga telah memalsukan surat dan memalsukan keterangan.

“Langkah awal kita masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa pihak pelapor Hasid Pedansa dan Ishak Salim, serta mengumpulkan barang bukti,” ujar Ogen, saat ditemui di Mapolsek Katobu.

Selanjutnya, sambung dia, pihaknya akan memeriksa dua lurah tersebut, lalu saksi-saksi yang namanya termuat dalam surat lurah itu. Hal itu untuk mengetahui siapa yang keduanya memasukan surat tersebut ke MK.

“Dua lurah itu kita periksa, siapa yang menyuruh membuat surat tersebut. Kalau memang terbukti apa yang dilakukan lurah ini membuat keterangan palsu dan surat palsu, sanksi pidana akan menanti,” tegas kapolsek.

Jika terbukti, keduanya dijerat Pasal 242 dan Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang surat paslu, dengan acaman pidana tujuh tahun penjara.

Di tempat yang sama Hasid Pedansa mengatakan, pihaknya sudah mengecek surat yang dibuat kedua lurah, namun tidak ditemukan dalam buku agenda surat dan nomor surat yang dibuat tersebut. Sehingga, ada indikasi surat itu dibuat tidak melalui prosedur.

“Kita sudah laporkan ke Polsek Katobu dugaan tindak pidana pemalasuan dukumen dan  UU kependudukan oleh Lurah Raha 1 dan Lurah Wampoiniki. Kita sudah kroscek di kantor Kelurahan Raha 1 dan Wamponkii, tapi

“Informasi dari Sekretaris Keluran Raha 1 dan Kaur di Kelurahan Wamponiki mengatakan tidak tahu menahu tentang surat yang dibuat dua masing-masing lurah itu, karena tidak ada dalam agenda surat resmi di kedua kantor kelurahan itu,” kata Hasid Pedansa. (cr1/b/kas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top