Wabup Wakatobi Terpilih Dilapor ke Polisi – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Wabup Wakatobi Terpilih Dilapor ke Polisi

Diduga Aniaya Iparnya

KENDARI, BKK — Seorang wakil kepala daerah terpilih terlibat masalah. Pemimpin terpilih ini dilaporkan ke polisi dalam kasus penganiayaan.
Informasi yang dihimpun Berita Kota Kendari menyebutkan, wakil kepala daerah tersebut diinisialkan polisi sebagai ID. ID diduga adalah Wakil Bupati Wakatobi terpilih, Ilmiati Daud.
ID dilaporkan oleh iparnya sendiri berinisial SM (44) ke Polsek Kemaraya dalam kasus penganiayaan. Ceritanya bermula saat SM berkunjung ke rumah ID di sekitaran Jl Wijaya Kusuma, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Selasa (10/5) sekitar Pukul 17.00.
Namun betapa terkejutnya SM. Belum sempat turun dari mobilnya, dia dihampiri ID yang langsung memaki-makinya dengan kalimat kasar. Tak sampai di situ, menurut SM, saat hendak turun membuka pintu mobilnya, ID menganiayanya dengan cara menjambak rambut dan menendang perutnya.         Padahal di perutnya itu masih ada luka bekas operasi cesar. ID juga dia laporkan mengambil kunci mobilnya dan membuangnya.
SM mengakui, ID tidak suka padanya dan tidak merestui hubungannya dengan suaminya yang tak lain adalah kakak ID. “Dia dari dulu larang saya dekati kakaknya. Bahkan dia suruh saya tinggalkan kakaknya,” kata SM saat ditemui di Polsek Kamaraya.
“Di manapun saya ketemu dia, ia selalu memaksa untuk mengusir saya,” akunya.
Tak terima diperlakukan seperti itu, SM pun melaporkan ID ke Polsek Kemaraya. Sayangnya, ID tidak bisa dikonfirmasi. Telepon genggamnya tidak aktif saat dihubungi.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Kemaraya, IPTU Jimmy Fernando SIK membenarkan laporan penganiayaan tersebut masuk pada pukul 23.00. Namun Jimmy meminta agar kasus tersebut jangan terburu-buru disimpulkan sepihak sebelum polisi melakukan penyelidikan.
“Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, sementara dalam penyelidikan. Kita masih periksa korban dan saksi,” katanya saat ditemui di Kantor Polsek Kemaraya, Rabu (11/5)
Selain meminta keterangan saksi, polisi juga masih menunggu hasil visum dari tim dokter dari sebuah RS di Kota Kendari. (P4/B/AHA)

Click to comment
To Top