Polres Ancam Jemput Paksa Oknum Anggota DPRD Muna – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polres Ancam Jemput Paksa Oknum Anggota DPRD Muna

RAHA, BKK – Berkas perkara dugaan pemebrian keterangan palasu yang melibatkan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna, Darmin sudah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha.

Sayang penyidik Kepolisian Resor (Polres) Muna belum bisa menyerahkan tersangka dan barang bukti atau tahap dua ke jaksa, karena tersangka Darmin masih melakukan perjalanan dinas ke luar daerah, Bandung Jawa Barat (Jabar).

“Berkas perkara Darmin sudah lengkap. Kita akan tahap dua ke JPU, namun yang bersangkutan (Darmin, red) katanya masih ada urusan dinas di Bandung. Kalau Darmin belum juga datang ke Polres, akan kita panggil lagi. Kalau tidak mau juga datang, ya, kita jemput,” terang Kapolres Muna Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudith S Hananta SIK, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (8/5).

Diketahui, kasus ini mulai bergulir pada 2014. Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang kini Sekretaris Komisi III DPRD Muna ini ditetpkan sebagai tersangka selaku selaku Direktur CV JIS Elektrik Muna, karena keterangan palsu pada sertifikat layak operasi instalasi listrik di Desa Waturempe.

Darmin dilaporkan rekan pengusaha instalator listrik, Wa Ode Rien Indah Sari Bolu alias Orin. Karena, akibat perbuatan darmin Orin mengaku menderita kerugian materi puluhan juta rupiah.

Orin melaporkan perbuatan Darmin karena mengaku bahwa nama perusahaannya sebagai perusahaan yang memasang instalasi listrik di 37 rumah pemasang baru di sertifikat laik operasi (SLO) yang dikeluarkan Komite Nasional Kesemalatan Untuk Instalasi Listrik (Konsuil) Cabang Muna.

Padahal kenyataannya perusahaan pelapor milik Orin, CV Aulia Pertiwi yang bertindak sebagai instalator. Di situ Darmin seolah-olah bertindak sebagai instalator dan membawa SLO itu ke perusahaan listrik negara (PLN). SLO diperlukan sebagai syarat agar listrik bisa dialiri ke 37 rumah. (cr1/c/kas)

To Top