Lingkar Sultra

Kades Diminta Hati-Hati Kelola Dana Desa

WANGGUDU, BKK – Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), Raup, minta semua kepala desa (Kades) di wilyah pemerintahannya untuk lebih hati-hati dalam mengelola dana desa yang bersumber dari APBN. Hal itu disampaikan ketika  memaparkan program 100 hari bupati dan wakil bupati di aula Pemda setempat, Rabu (11/5).

Pesan tersebut lahir bukan tanpa alasan. Pasalnya, pengelolaan dana desa di Konut pada tahun 2015 disinyalir banyak kesalahan. Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menujukkan banyak kepala desa yang terindikasi menyelewengkan dana tersebut.

“Informasi ini sudah pernah disiarkan di salah satu radio nasional. Saya dengar sendiri. Mungkin diantara pak desa ada juga yang
dengarkan. Tidak mungkin mereka mengarang. Pasti didukung dengan data,” ungkap Raup.

Mantan ketua DPRD Konut periode 2009-2014 ini berharap, seluruh kades penerima dana desa selalu mengacu pada standar operasional prosedur
(SOP) yang sudah ditetapkan. Dengan begitu kesalahan tahun sebelumnya bisa diminimalisasi.

“Perbaiki administrasi. Kelola anggaran itu dengan tidak keluar dari SOP. Kalau kita ikuti aturan main, pasti semuanya aman. Ingat banyak
yang awasi bapak-bapak,” katanya.

Acara yang dipimpin bupati Konut, Ruksamin kemarin diikuti Plt sekretaris daerah (Sekda), Marthaya, para pimpinan Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD), Para Camat, Lurah dan Kepala desa se-Kabupaten Konut. (k7/c/jie)

To Top