Sengketa Lahan PT SPL, Dewan Telusuri Penerimaan Kompensasi – Berita Kota Kendari
Aktualita

Sengketa Lahan PT SPL, Dewan Telusuri Penerimaan Kompensasi

WANGGUDU, BKK – DPRD Konawe Selatan menyatakan persoalan sengketa lahan antara PT Sultra Prima Lestari dan masyarakat Sambandete telah selesai. Persoalan yang tersisa kini adalah kompensasi.

“Waktu di lokasi kita sudah lakukan pengukuran ulang menggunakan GPS. Masalah status kepemilikan 70 hektar sudah tuntas dan diterima oleh seluruh masyarakat disaksikan camat dan Kepala desa. Hasilnya juga sudah diakui oleh perusahaan,” ungkap Ketua Komisi A, Rasmin usai meninjau lokasi sengketa, Selasa (10/5).
Ketua DPC PKB Konut ini mengakui DPRD masih harus membahas soal bagi hasil antara perusahaan perkebunan sawit itu dengan masyarakat pemilik lahan. Rencananya, Komisi A akan meminta klarifikasi para warga
pemilik lahan terkait pembayaran kompensasi.
Pasalnya, diantara mereka masih banyak yang mengaku belum menerima kompensasi tersebut. Sekaligus membahas ulang setiap pasal dalam perjanjian yang akan diberlakukan.    “Sayangnya kita belum tahu dari awal kalau ada kompensasi. Kalau tahu, kita pasti akan panggil kepala desa dan warga yang pernah menerima
dana tersebut,” ungkap Rasmin.
Dia berharap, kasus ini sekaligus membuktikan komitmen Pemkab yang ingin merenegosiasi seluruh perjanjian dengan perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Konsel.
Sebelumnya, masyarakat mendatangi DPRD untuk meminta penyelesaian perselisihan dengan PT SPL. Perusahaan tersebut belum melakukan pembayaran atas bagi hasil kebun sawit seluas 70 hektar di desa Tinondo kecamatan Oheo. Padahal, PT SPL sudah berkali-kali panen sejak empat tahun terakhir.
PT PSL enggan memberikan bagi hasil panen lantaran banyak status kepemilikan lahan yang tumpang tindih. Masyarakat juga mendesak agar porsi bagi hasil ditetapkan 40 : 60, 40 untuk warga dan 60 untuk perusahaan. Selama ini, perusahaan mematok bagi hasil 30 : 40. (k7/c/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top