Kasus Korupsi Mobdis Gubernur dan Wakil Gubernur 2008 Diungkit Lagi – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kasus Korupsi Mobdis Gubernur dan Wakil Gubernur 2008 Diungkit Lagi

Jaksa Intip Keberadaan Candra Liwang

KENDARI, BKK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari mengklaim telah mengetahui keberadaan Candra Liwang, terpidana korupsi pengadaan mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) 2008.
Pria yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) jaksa selama empat tahun ini diendus telah berada di Kota Kendari. Buntutnya, jaksa bergerak untuk melakukan penelusuran.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kendari Andi Rumpang SH MH, melalui kepala seksi intelijen (kasintel) Indra SH mengatakan, dalam proses pencarian  terhadap Candra diketahui tengah berada bersama istri dan anaknya di bilangan Mandonga.
Namun, sebut dia, saat hendak disambangi Candra malah tidak ada sama sekali. Anak dan keluarganya juga tak tampak.
“Kami dapat informasi dia (Candra, red) di wilayah Mandonga. Ini informasinya belum pasti, tapi akan kami coba cari ulang. Beritanya jangan terlalu diekspose, soalnya, kami curiga yang tinggal disitu adalah anaknya bukan Candra,” tuturnya, Selasa (10/5).
Indra mengurai, Candra merupakan terpidana korupsi yang melarikan diri saat hendak diekseskusi pada 2012 silam.
Pada kasus ini, jaksa mengajukan upaya  banding atas putusan pengadilan tingkat pertama yang menghukum Candra dan rekannya Bobi Manuhutu hanya satu tahun penjara di  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kendari pada 22 Mei 2012.
Hasilnya tidak sia-sia, Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengabulakan pengajuan banding tersebut dan memberatkan hukuman keduanya sesuai dengan tuntutan jaksa, yakni 3,6 tahun penjara dengan nomor 07/Tipikor/2012/PT Sultra.
Atas perbuatan keduanya, disebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 931 juta.
Khusus untuk Candra merupakan rekanan proyek atau pemilik CV Mulia Aditama, sedangkan Bobi Manuhutu merupakan ketua panita pengadaan barang. (p5/c/kas)

Click to comment
To Top