Suksesi

Husni Kaget Masih Ada Penjabat Bupati Ikut Pilkada

KENDARI, BKK – Adanya penjabat bupati yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 membuat kaget Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Husni Kamil Manik.

Saking kagetnya, Mantan Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ini sampai meminta wartawan mengulangi pertanyaannya tentang adanya Pj yang mau maju di Pilkada di Sulawesi Tenggara.
“Pj (Penjabat) bupati ikut (di Pilkada)? Masih ada Pj yang mau (maju) ?” tanya Husni Kamil Manik seolah tidak yakin.
Menurut Husni, bila ada penjabat bupati yang mau maju di Pilkada, maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) harus mengevaluasi kembali pengangkatan Pj Bupati yang bersangkutan.
“Perlu dievaluasi itu pengangkatannya (sebagai PJ Bupati),” tekannya saat berkunjung ke KPU Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (10/5).
Menurut Husni, merupakan hak semua orang untuk maju di Pilkada. Namun untuk penjabat bupati, sepatutnya mereka fokus menjalankan pemerintahan yang mengalami kekosongan kepemimpinan.
Kalaupun memang mau maju, para penjabat bupati ini harus mundur lantaran status mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN). Berbeda dengan anggota dewan (DPR/DPRD/DPD) yang kemungkinan tidak perlu mundur jika maju.
“Harusnya mundur dari jauh-jauh hari,” tambahnya.
Meski begitu, Husni tidak menyebutkannya kapan waktu penjabat bupati ini harus mundur. Apakah sebelum penyelenggaran tahapan Pilkada dimulai atau pada masa pencalonan.
“Intinya, mundur dari jauh-jauh hari,” tuturnya.
Di Sultra, ada beberapa penjabat bupati yang telah mendeklarasikan ikut Pilkada. Malah pada Pilkada 2015 lalu, dua penjabat bupati, yakni Tony Herbiansyah (Pj Bupati Koltim) dan Nur Sinapoy (Pj Bupati Konawe Kepulauan) yang ikut dalam pesta demokrasi.
Namun hanya Tony Herbiansyah yang berhasil menjadi Bupati Kotim. Sedangkan Nur Sinapoy kalah. Baik Tony maupun Nur sama-sama mengundurkan diri dari PNS.
Sementara di Pilkada 2017, ada tiga DOB yang dipimpin penjabat bupati. Yakni Muna Barat (Mubar), Buton Selatan (Busel) dan Buton Tengah (Buteng). Para penjabat bupati di tiga daerah ini, sama-sama sudah mewacanakan diri maju Pilkada 2017.
Pj Bupati Mubar LM Rajiun Tumada secara jelas menyatakan akan maju Pilkada Mubar. Ia telah mendaftar di beberapa partai besar.
Sama halnya Pj Bupati Buteng Mansyur Amila. Dia sudah mulai bersosialisasi di masyarakat dan telah melamar beberapa partai. Tidak ketinggalan pula Pj Bupati Busel Faisal La Imu. Karo Ekonomi Pemprov Sultra ini, sudah secara mantap maju Pilkada. (pas/b/aha)

To Top