Dewan Usul Larangan Penggunaan HP Android untuk Pelajar – Berita Kota Kendari
Beranda

Dewan Usul Larangan Penggunaan HP Android untuk Pelajar

KENDARI, BKK – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Iksan Ismail mengusulkan pelarangan penggunaan handphone (HP) android bagi kalangan pelajar di Sultra.

Kepada Berita Kota Kendari (BKK), Selasa (10/5), politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menilai, penggunaan HP android di kalangan peserta didik tidak bagus dalam pengembangan karakternya.

“Kalau HP hanya sebatas komunikasi dengan orang tua tidak masalah. Kalau HP android, saya rasa kurang bagus. Kami usulkan agar ada pelarangan HP android ini karena beberapa daerah sudah terapkan ini,” terang Iksan.

Lebih lanjut, papar Iksan, HP android memiliki dampak buruk terhadap siswa. Ia mencontohkan, banyaknya sumber informasi kejahatan maupun situs tidak senonoh gampang diakses.

“Tentu, usulan ini harus dipertimbangkan oleh Diknas (Dinas Pendidikan Nasional) Provinsi Sultra,” ungkapnya.

Selain mempengaruhi mental siswa, penggunaan Hp android di kalangan pelajar bisa saja disalahgunakan untuk aksi kriminal. Salah satu buktinya, Hp jenis ini bisa jadi alat komunikasi untuk transaksi narkoba di kalangan pelajar.

“Kemarin ada berita tentang adanya pelajar sebuah sekolah agama tertangkap menyimpan narkoba. Ini sungguh sangat mengkhawatirkan bagi kita,” ujarnya.

Narkoba, kata Iksan, sudah menjalar hingga sekolah-sekolah. Kondisi ini, kata dia, harus menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh pihak. Minimal, jelas dia, masyarakat ikut berpartisipasi melaporkan pelaku pengguna atau pengedar narkoba di sekelilingnya.

“Dalam memberantas narkoba, bukan hanya dari kalangan aparat saja. Kita butuh peran masyarakat juga. Sebab, narkoba ini sudah mempengaruhi anak-anak kita bahkan dikatakan sudah masuk di pesantren. Ini gawat bagi kami di dewan,” tuturnya. (pas/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top