Nur Alam dan Umar Samiun Kompak Bungkam – Berita Kota Kendari
Suksesi

Nur Alam dan Umar Samiun Kompak Bungkam

KENDARI, BKK – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam dan Bupati Buton Umar Samiun sama-sama bungkam dam menolak berbicara ketika diwawancarai hal apa pun.

Tidak diketahui alasan pastinya, namun kedua tokoh ini tidak ingin lagi melayani wartawan untuk berbicara.

Ditemui secara bersamaan di Grand Clarion Hotel Kendari, Jumat malam (6/5), Nur Alam menghadiri acara perpisahan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari. Nur Alam tampak rapi dengan kemeja kebesarannya.

Sedang Umar Samiun, tidak diketahui pasti kedatangannya. Ia terlihat memakai sarung adat tenun asli Sultra dan terlihat berbincang-bincang bersama beberapa pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra lainnya.

Usai menghadiri acara perpisahan SMAN 1 Kendari, Nur Alam turun di lantai dasar hotel dan bertemu dengan Umar Samiun. Di sela itu, beberapa awak media mencoba mewawancarai Nur Alam terkait pembangunan di Sultra dan lebih khusus tentang polemik PAN Sultra saat ini yang belum memiliki ketua.

Namun, Nur Alam dengan santai mengatakan tidak ingin diwawancarai dulu. Ia mengaku, tidak ingin berbicara kepada media. Sebab, akhir-akhir ini, hanya dirinya dan Umar Samiun yang terus disoroti.

Saat diminta tanggapannya tentang sorotan itu, Nur Alam tetap saja menolak berkomentar. Ia bahkan memprotes beberapa pemberitaan yang menyudutkan dirinya, termasuk datangnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memeriksa beberapa pejabatnya.

“Saya belum mau bicara. Seakan-akan hanya saya dan Umar Samiun yang diberitakan terus bermasalah,” ungkap Nur Alam di Grand Clarion Hotel Kendari sembari berlalu di dalam mobil hitamnya.

“Kenapa tidak dari dulu waktu kami diperiksa berita itu diungkap,” timpalnya.

Saat ditanyakan kondisi PAN, Nur Alam tetap tidak ingin memberikan jawaban.

Sama halnya dengan Umar Samiun. Usai bertemu Nur Alam, Bupati Buton satu periode ini memilih bungkam di depan media. Sembari menggerutu, Umar menganggap media tidak lagi berpihak kepadanya.

“Saya no coment dulu,” tuturnya.

Lebih lanjut ditanyakan kondisi PAN Sultra dan pencalonannya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buton, Umar tetap tidak bergeming.

“Saya tidak mau bicara dulu,” pungkasnya. (pas)

Click to comment
To Top