Demi Jabatan, Oknum BKD Konkep Diduga Palsukan Dokumen Kepangkatan – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Demi Jabatan, Oknum BKD Konkep Diduga Palsukan Dokumen Kepangkatan

Kabid Mutasi dan Pengadaan BKD Konkep, Jumarlin SE (tengah) berusaha menghindari jepretan kamera wartawan usai diperiksa oleh Tim Satgas Pengendali Intern Pemerintah Konkep, di Ruang Sekda Konkep beberapa waktu lalu. (FOTO: HUSAIN/BKK)

Kabid Mutasi dan Pengadaan BKD Konkep, Jumarlin SE (tengah) berusaha menghindari jepretan kamera wartawan usai diperiksa oleh Tim Satgas Pengendali Intern Pemerintah Konkep, di Ruang Sekda Konkep beberapa waktu lalu. (FOTO: HUSAIN/BKK)

LANGARA, BKK – Oknum Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Jumarlin SE, diduga memalsukan dokumen demi menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Penerimaan Pegawai Negeri Sipil BKD Konkep.

Jumarlin yang terangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup pemerintahan Kabupaten Konawe pada tahun 2010 kini menduduki eselon III/b yang diduga tanpa melalui tahapan alias tidak pernah menduduki eselon IV/a dan eselon IV/b.

Memperjelas dugaan pemalsuan dokumen tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pengendali Intern Pemerintah yang diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konkep, Ir H Cecep Trisnajayadi MM.

Menindaklanjuti polemik BKD Konkep tersebut, Asisten III Sekretariat Daerah (Sekda) Konkep, Ir Juhuri MSi yang juga tergabung sebagai tim pemeriksa mengungkapkan bahwa sejauh ini telah melakukan pemeriksaan awal namun belum ada keputusan.

“Memang sudah kami lakukan pemeriksaan awal, tapi belum bisa kami putuskan, apakah benar ada pemalsuan dokumen atau tidak, karena kami masih menunggu kelengkapan dokumen oleh Jumarlin, tapi sejauh ini sudah ada tanda-tanda,” katanya.

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Konkep tersebut menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan klarifikasi ke BKD Konawe untuk memeriksa jabatan-jabatan yang pernah diduduki oleh terperiksa.

“Prosesnya masih panjang, kami akan klarifikasi ke BKD Konawe mengkroscek jabatan-jabatan yang pernah diduduki, karena sebelum menduduki jabatan sebagai Kabid, ada tahapan-tahapan jabatan yang menjadi syarat untuk diduduki,” tambahnya.

Jika pemeriksaan internal Pemda Konkep tersebut terbukti adanya pemalsuan dokumen, lanjut Juhuri akan ditindaklanjuti kepihak yang berwajib untuk dipertanggung jawabkan.

“Kalau terbukti ada pemalsuan dokumen atau terindikasi penipuan, pelaku harus mengembalikan kerugian negara yang diperoleh melalui tunjangan jabatan, SPPD dan lainnya,” lanjutnya. (k4/c/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top