Tol Laut Bikin Harga Lebih Murah – Berita Kota Kendari
Headline

Tol Laut Bikin Harga Lebih Murah

Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan didampingi Nur Alam menekan tombol tanda meresmikan pengoperasian sembilan pelabuhan di Sulawesi Tenggara, di Pelabuhan Peti Kemas Bungkutoko, Kendari, Senin (2/5).

Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan didampingi Nur Alam menekan tombol tanda meresmikan pengoperasian sembilan pelabuhan di Sulawesi Tenggara, di Pelabuhan Peti Kemas Bungkutoko, Kendari, Senin (2/5).

Sembilan Pelabuhan Diresmikan di Sultra

KENDARI, BKK– Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan meresmikan pengoperasian sembilan pelabuhan di Sulawesi Tenggara, di Pelabuhan Peti Kemas Bungkutoko, Kendari, Senin (2/5).

Peresmian kesembilan pelabuhan tersebut, termasuk Bungkutoko, menandai dimulainya program Tol Laut yang digagas Jokowi – JK. Tol laut tersebut akan menghubungkan Makassar, Tahuna, Lirung sampai Pulau Halmahera. Jalur ini diharapkan mulai terkoneksi pada akhir Mei ini.
Menurut Jonan, konseksitas pelabuhan di bagian timur Indonesia ini diharapkan akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Terutama dalam menurunkan harga produk yang semakin ke timur semakin mahal.
“Ini nanti akan pulang pergi. Tol laut ini menjadi perhatian khusus pemerintah dalam menekan harga yang selama dikeluhkan masyarakat,” katanya.    Koneksitas tol laut ini akan semakin meluas setelah delapan pelabuhan lainnya di Pulau Sulawesi juga dioperasikan. Pemerintah pusat telah membangun sedikitnya delapan pelabuhan, baik di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah maupun Sulawesi Selatan.
Di Sulawesi Tenggara sendiri, ada lima pelabuhan yang dibangun. Selain Bungkutoko (Kendari), yang lainnya berada di Pelabuhan Wanci (Wakatobi), Pelabuhan Baubau (Kota Baubau), Pelabuhan Molawe (Kabupaten Konawe Utara) dan Pelabuhan Maligano (Kabupaten Muna).
Total ada sembilan pelabuhan yang diresmikan secara terpusat di Kendari. Empat lainnya adalah Pelabuhan Kalukalukuang (Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulsel) dan tiga pelabuhan di Sulteng yakni Pelabuhan Parigi (Kabupaten Parigi Moutong), Pelabuhan Malala dan Pelabuhan Ogoamas (Kabupaten Toli-toli).
“Diresmikan secara simbolik untuk sembilan pelabuhan yang ada di Sulawesi,” kata Jonan dalam memberikan sambutan di acara peresmian Pelabuhan Peti Kemas Bungkutoko.
Di seluruh Indonesia, sebut dia, ada 35 pelabuhan yang sudah diselesaikan pada 2015. Sebagian besar, atau tepatnya 21pelabuhan ada di Pulau Sulawesi.
“Termasuk, 12 pelabuhan yang ada di Sulawesi Utara yang kita resmikan kemarin,” ungkapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kemenhub Umar Aris menyebut, seluruh pelabuhan yang diresmikan itu menggunakan dana APBN. Rencananya, masih banyak pelabuhan lagi yang akan dibangun di Indonesia untuk membuka akses laut yang lebih luas.

Sementara itu, Gubernur Sultra Nur Alam menilai, ditetapkannya Kendari sebagai tuan rumah peresmian secara simbolik sembilan pelabuhan adalah cerminan keseriusan pemerintah pusat terhadap pembangunan kemaritiman di Sultra.
Ia berharap, pemerintah pusat terus memberikan dukungan anggaran kepada Sultra guna mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satu yang disinggungnya, bantuan pengerukkan sedimentasi Teluk Kendari.
“Ini buktinya, Kemenhub memiliki perhatian serius di Sultra. Seluruh fasilitas perhubungan laut menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Peresmian sembilan pelabuhan ini turut dihadiri anggota DPR RI Umar Arsal, pejabat eselon I Kemenhub dan unsur musyawarah pimpinan daerah (muspida) di Sultra. (pas/a/aha)

Click to comment
To Top