Satu Anggota Teroris Santoso Dititip di LP Baubau – Berita Kota Kendari
Headline

Satu Anggota Teroris Santoso Dititip di LP Baubau

TERPIDANA kasus teroris, Abdul Hadip alias Aco Bambu (berjaket kaos kuning) saat tiba di Bandara Betoambari, Baubau.

TERPIDANA kasus teroris, Abdul Hadip alias Aco Bambu (berjaket kaos kuning) saat tiba di Bandara Betoambari, Baubau.

BAUBAU, BKK – Abdul Hadip alias Aco Bambu (34), salah satu anggota kelompok Teroris Poso pimpinan Santoso alias Abu Wardah tiba di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Senin (02/04). Ia akan dititip di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Baubau untuk menjalani proses hukuman setelah divonis empat tahun penjara.
Abdul Hadip tiba di Bandara Betoambari Baubau sekitar pukul 11.28 WITA menggunakan pesawat Wings Air jenis ATR 72-500. Ia tampak dikawal dua orang dari Densus 88 dan tim Satgas Kejaksaan Agung RI. Dengan pengawalan ketat sejumlah personil anggota Polres Baubau bersenjata lengkap, personil Kodim 1413 Buton, tim Kejaksaan Negeri Baubau, Abdul Hadip langsung dibawa menuju LP Kelas II A Baubau.
Saat keluar dari pesawat Wings Air yang membawanya dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ia terlihat mengenakan setelah kaos berwarna kuning dibalut jaket hitam, serta celana panjang motif loreng, dan menggunakan sandal. Ia juga terlihat menggunakan peci putih yang menutup kepala, serta arloji di tangan kanannya.
Tak ada borgol di tangan atau apapun perlakuan lebih layaknya seorang tahanan khusus kepada Abdul Hadip saat itu. Sebelum menuju ruang VIP, Abdul Hadip juga tampak terlihat berpose dengan latar belakang pesawat bersama salah seorang tim Kejaksaan Agung yang mengawalnya.
Saat keluar dari ruang VIP, ia kemudian dibawa menuju LP Kelas II A Baubau menggunakan mobil jenis Inova warna silver dengan nomor polisi DD 8199 XY. Saat tiba di LP, ia langsung dibawa menuju salah satu ruangan.
Satgas Kejagung RI yang dimintai komentar oleh sejumlah jurnalis saat berada di LP Kelas II A Baubau menolak memberikan keterangan terkait dititipkannya terpidana kasus terorisme tersebut. Ia menilai kasus yang dijalani Abdul Hadip berbeda dengan kasus-kasus lain pada umumnya.
“Maaf ya, saya no komen, nanti tanya saja sama Humas Kejagung kita,” tutur pria berbadan gemuk itu sambil berlalu meninggalkan para pekerja media.
Kepala LP Kelas II A Baubau, Otong Gunarso menyebut, pihaknya telah menyiapkan ruangan tersendiri untuk Abdul Hadip yang terpisah dengan ruangan narapidana lainnya. Ruangan khusus itu memang disiapkan untuk para tahanan dengan kasus-kasus serupa dengan Abdul Hadip.
Otong menyebut memang akan ada perlakuan khusus yang akan diberikan kepada Abdul Hadip, namun secara umum, Abdul Hadip akan diberikan hak dan kewajiban yang sama dengan para warga binaan lainnya.
“Pasti ada sedikit (perlakuan khusus), kan itu juga sesuai dengan aturan yang berlaku. Tapi kalau masalah hak dan kewajiban semua sama,” tuturnya kepada sejumlah Jurnalis. (k2/c/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top