Aktualita

Pensiunan Brimob Simpan Bom dan Amunisi di Rumah

Puluhan Butir Peluru diperlihatkan oleh polisi setelah diamankan dari kediaman pensiunan Brimob di Kabaena.

Puluhan Butir Peluru diperlihatkan oleh polisi setelah diamankan dari kediaman pensiunan Brimob di Kabaena.

RUMBIA, BKK– Keluarga almarhum Sersan Mayor Muhammad Idris akhirnya bisa bernafas lega. Satu kotak yang selama ini dijadikan tempat penyimpanan puluhan peluru dan benda yang diduga bom lempar atau granat milik almarhum, akhirnya berhasil dikeluarkan dari rumah mereka.

Putra almarhum, Hasra AMk (35) mengaku selama ini keluarganya ketakutan setelah mengetahui ternyata di dalam rumahnya ada benda yang sangat berbahaya peninggalan sang ayah.
“Sebelum ayah meninggal, dia pernah bilang kalau ada benda berbahaya di kotak miliknya. Hanya dia tidak pernah kasi tau kita apa isinya. Nanti setelah adik saya cerita kalau bapak pernah bilang ada bom di kotak itu, makanya kita takut dan langsung lapor sama polisi,” cerita Hasra yang dikonfirmasi di kediamannya, di Kabaena, akhir pekan lalu.
Saat masih hidup, sang ayah yang merupakan pensiunan Brimob itu memang tidak pernah bercerita mengenai kotak simpanannya. Mereka pun tak pernah curiga mengapa sang ayah begitu menjaga kotak tersebut.
“Benda-benda yang selama ini dijaga ketat ayah semasa hidupnya itu ternyata ada granatnya, kita semua merasa aman sekarang,” ujar Hasra.
Polsek Kabaena pun langsung mendatangi rumah almarhum yang terletak di Desa Langkema, Kecamatan Kabaena Selatan, Bombana. Kotak itu pun diperiksa. Isi dalamnya ternyata terdiri dari puluhan peluru dari tiga jenis berbeda, yakni SKS, Kol, serta Rev. Untuk peluru jenis SKS jumlahnya 38 butir, jenis kol 46 butir, sementara jenis Rev hanya berjumlah 7 butir.
Sementara benda yang diduga granat berada pada tempat yang berbeda. Pihak keluarga juga sudah menyerahkan tempat berisi granat yang masih terbungkus tersebut.
Kapolsek Kabaena, Inspektur Polisi Satu Asrun mengatakan amunisi dan benda yang diduga granat itu sudah diamankan di Kantor Polsek Kabaena. “Kami menunggu personil dari Polres Bombana untuk mengambil barang tersebut,” ungkap, Asrun yang dikonfirmasi, Senin (2/5).

To Top