Ratusan Buruh dan Mahasiswa Kepung Kota – Berita Kota Kendari
Headline

Ratusan Buruh dan Mahasiswa Kepung Kota

KENDARI, BKK– Ratusan buruh dan mahasiswa diperkirakan akan menggelar unjuk rasa sekaitan dengan momentum Hari Buruh serta Hari Pendidikan Nasional, Senin (2/5). Setidaknya ada sepuluh organisasi yang akan bergerak di Kota Kendari dengan berbagai macam tuntutan.

Kepala Kepolisian (Kapolres) Kendari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ilham Saparona SIK mengakui hingga Minggu (1/5), pihaknya telah menerima 10 surat pemberitahuan aksi unjuk rasa. Untuk mengamankan kota, polisi pun mengerahkan seluruh kekuatannya.
“Seluruh satuan kita kerahkan. Mulai dari intel, reskrim (reserse kriminal), polisi lalu lintas dan kesatuan lainnya. Kita juga akan turunkan seluruh kekuatan yang ada di Polsek seluruh Kota Kendari,” katanya.

Bila kekuatan massa lebih banyak, Kapolres akan meminta bantuan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sultra. “Nanti kita lihat di lapangan seperti apa. Kalau dianggap kurang, maka kita minta back up dari Polda,” ucapnya.
Menurut Ilham, kekuatan aparat pada hari ini dipastikan terpecah. Sebab, di saat yang sama, polisi juga harus mempersiapkan pengamanan untuk kedatangan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang rencananya meresmikan Pelabuhan Bungkutoko.
“Ada juga personel yang kita akan arahkan ke sana,” tuturnya.
Dari data Polres Kendari, gerakan yang menggelar demonstrasi hari ini adalah Serikat Buruh Sejahtera Indonesia. Mereka memiliki kekuatan sekitar 50 orang dengan agenda memperingati hari buruh. Lalu, Serikat Buruh Konstruksi Bangunan dengan massa 100 orang. Tujuan aksi di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sultra, DPRD Sultra. Mereka, memperingati hari buruh.
Selanjutnya, Gerakan Nurani Mahasiswa Sultra dengan massa 50 orang. Tujuan, kantor Bulog dan DPRD Sultra. Isunya, adanya indikasi penggelapan anggaran kesejahteraan buruh di kantor dan gudang Bulog yang ada di Sultra.
Kemudian LPKM Sultra dengan massa 20 orang menuju Kejati Sultra. Mereka mempertanyakan pembangunan proyek amphetheatre Taman Budaya Sultra dan gedung kantor UPTD Taman Budaya Sultra.
Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo dengan massa 50 orang juga bergerak memperingati Hardiknas. Kemudian Gerakan Rakyat Sultra dengan massa kurang lebih 50 orang dengan tujuan DPRD Sultra, Kantor BPK Sultra, Ombudsman dan Polda Sultra. Mereka memperingati hari buruh.
Adapula Himpunan Petani Aronggo Kabupaten Konawe Selatan dengan massa kurang lebih 150 orang. Demonstrasi ini berkait kunjungan anggota DPR RI di UPT Arongo tentang sengketa lahan bersama perusahaan sawit.
Tak mau ketinggalan, mahasiswa KBM Fisip Universitas Muhammadiyah Kendari dengan massa 100 orang ikut memperingati hari buruh dan Hardiknas. Tujuan demonstrasinya, DPRD Sultra dan Nakertrans Provinsi Sultra.
Adapula ,unjuk rasa yang terkait dengan politik dan pemerintahan. Seperti Barisan Muda Muna Timur dengan kekuatan massa sekitar 100 orang. Mereka menggelar aksi berkaitan dengan pemekaran Muna Timur yang belum jelas. Tujuan aksi mereka ke eks MTQ, DPRD Sultra dan Kantor Gubernur Sultra.
Terakhir, lembaga yang mengatasnamakan Fokal Sultra akan menggelar demonstrasi di Kantor Gubernur Sultra dan DPRD Sultra dengan massa sekitar 50 orang. Mereka, menyoal rapor merah BPK terhadap Penjabat (Pj) Bupati Buton Tengah (Buteng) Mansyur Amila. (pas/b/aha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top