Hari Ini Menhub Resmikan Pelabuhan Bungkutoko – Berita Kota Kendari
Headline

Hari Ini Menhub Resmikan Pelabuhan Bungkutoko

KENDARI, BKK – Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan akan meresmikan Pelabuhan Bungkutoko pada hari ini, Senin (2/5). Kepala Biro Humas dan PDE Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Kusnadi mengatakan, Menhub Jonan dipastikan hadir dalam peresmian itu. Selain Jonan, sebut Kusnadi, beberapa petinggi di Kemenhub turut hadir.

“Pak menteri akan didampingi Gubernur Sultra (Nur Alam) dalam peresmian Pelabuhan Bungkutoko,” terang Kusnadi dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Minggu (1/5).
Mantan wartawan ini melanjutkan, sebelum peresmian pelabuhan, akan digelar upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Gubernur Sultra. “Setelah itu, seluruh tamu dan pejabat akan mengarah ke Pelabuhan Bungkutoko. Sekitar pukul 09.00 akan diresmikan,” tuturnya.
Dari data Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut (Hubla), Pelabuhan Bungkutoko merupakan proyek yang didanai APBN yang dibangun sejak 2008.
Pembangunan pelabuhan ini, sesuai dengan program Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang lebih berorientasi kepada pembangunan berbasis kemaritiman. Bahkan salah satu program kerja pemerintah yang diamanatkan di dalam Nawa Cita adalah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia yang diantaranya melalui program tol laut atau sea connectivity.
Pelabuhan Bungkutoko diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kota Kendari. Pelabuhan ini dibangun sejak tahun 2009 dengan biaya APBN sebesar Rp 204, 2 milliar.
Alasan lain yang melatarbelakangi pembangunan Pelabuhan Bungkutoko adalah Keputusan Presiden No 168 Tahun 1998 tentang Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu, Buton, Kolaka dan Kendari. Selain itu, tingkat pertumbuhan pelabuhan laut Kendari pada tahun 2008, cukup tinggi ditandai sebagai berikut: Berth Occupancy Ratio (BOR) 79%; Pertumbuhan kontainerisasi mencapai 7,79% pertahun; Pertumbuhan arus barang 10,2% pertahun; Perumbuhan arus petikemas 7% pertahun.
Namun, kondisi eksisting fasilitas pelabuhan laut Kendari sangat terbatas, sehingga diperlukan adanya pengembangan pelabuhan. Pelabuhan Laut Bungkutoko merupakan pengembangan dari Pelabuhan Nusantara Kendari yang sulit dikembangkan karena faktor alam.
Ke depan, Pelabuhan Bungkutoko layak untuk dikembangkan sebagai pelabuhan kontainer mengingat laut Bungkutoko yang cukup dalam dan dapat didarati oleh kapal-kapal berukuran besar. Selain itu, pembangunan di kawasan Bungkutoko ini akan menjadi lokomotif pembangunan Kota Kendari yang saat ini terus berbenah untuk mensejajarkan diri dengan kota-kota lain di Indonesia
Lokasi Pelabuhan Bungkutoko sendiri berada persis di mulut Teluk Kendari yang menjadi tempat pertemuan arus keluar masuk air laut dari Teluk Kendari serta dari Laut Banda. Letak geografis ini membuat daerah tersebut kaya dengan plankton yang disenangi berbagai jenis ikan laut dalam maupun ikan pesisir.
Pemandangan dari pelabuhan ini pun cukup mempesona. Bila cuaca cerah dapat dilihat Pulau Wawonii di ujung tanjung sebelah timur. Sebuah pulau yang terhampar di laut Banda yang belum lama menjadi daerah otonomi baru (DOB) di provinsi Sulawesi Tenggara dengan nama Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).
Sedangkan di sebelah utara terdapat ada tiga pulau kecil yaitu Pulau Bokori, Pulau Saponda, dan Pulau Hari yang ketika laut bergelombang pulaunya seolah timbul tenggelam dalam pandangan. Ketiga pulau tersebut awal tahun 2015 ini dicanangkan oleh pemerintah provinsi Sulawesi Tenggara untuk dikembangkan sebagai destinasi andalan wisata bahari.
Pelabuhan Laut Bungkutoko memiliki luas area daratan 353,5 x 200 meter per segi, lapangan penumpukan 18.236 per segi, gudang 60 x 20 meter per segi, dan kantor seluas 15,5 x 25 meter per segi. Sedangkan sisi lautnya memiliki dermaga seluas 200 x 20 meter per segi, kedalaman -8 Mlws, Trestle 206 x 8 meter per segi, dan Causeway 150 x 8 meter per segi.
Dengan fasilitas seperti itu, Pelabuhan Bungkutoko bisa disandari oleh kapal-kapal berbobot 6.000 DWT. Pengembangan ke depan, Pelabuhan Bungkutoko yang pengelolaannya akan diserahkan oleh Kementerian Perhubungan kepada Pemkot Kendari itu tidak hanya sebagai pelabuhan kontainer, melainkan dijadikan sebagai pelabuhan multipurpose. (pas/b/aha)

Click to comment
To Top