Golkar Kendari Proses PAW Rizal – Berita Kota Kendari
Beranda

Golkar Kendari Proses PAW Rizal

Hikman-BallagiKENDARI, BKK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Kendari sedang memproses pengusulan pergantian antarwaktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari atas nama Rizal.

Ketua DPD Golkar Kota Kendari Muhammad Hikman Ballagi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan perintah dari DPD Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) sekitar 21 April lalu, untuk memproses PAW Rizal karena telah dipecat dari keanggotaan partai.

“Kita sementara proses. Kita belum usulkan,” terang Hikman Balagi kepada Berita Kota Kendari, Minggu (1/5).

Meski begitu, Hikman tidak menjelaskan secara detil bentuk proses yang dilakukannya. Namun, ia memastikan Rizal sudah pasti di-PAW karena merujuk pada aturan partai, bila kader yang dipecat dari keanggotaan dan sementara duduk di kursi legislatif, maka harus diganti.

Hikman juga belum menyebut calon PAW dari Rizal karena pihaknya sementara memprosesnya berdasarkan petunjuk dari DPD Golkar Sultra pimpinan Ridwan Bae.

“Kita belum ada langkah sekarnag. Yang jelas, kita akan usulkan dalam waktu dekat ini (PAW, red) Rizal,” ungkapnya.

Sebelumnya, DPP Golkar mengeluarkan surat keputusan (SK) pemecatan terhadap tiga kader beringin di Sultra, yakni, Rizal (anggota DPRD Kota Kendari), Tahir Kimi dan Mudin Musa. Ketiga kader ini, dianggap telah mengkhianati partai.

Kepastian PAW Rizal ikut dikatakan Sekretaris Golkar Sultra Muhammad Basri. Menurutnya, status Rizal di legislatif terancam diganti. Tapi, prosesnya diserahkan kepada DPD Golkar Kota Kendari.

“Rizal sudah tidak memiliki legalitas. Prosesnya untuk Rizal, sudah kita serahkan kepada DPD Kota Kendari untuk diselesaikan. Kalau kader sudah dicabut keanggotaannya, siapa yang diwakili di dewan,” paparnya.

Sebelumnya, sebut Basri, DPD Golkar Sultra telah mengusulkan 13 nama ke DPP untuk diberikan sanksi. Hanya saja, kata dia, baru tiga nama itu yang keluar. Sisanya, sekitar 10 orang, tengah diproses oleh DPP.

Ditanya 10 nama yang sementara dikocok di DPP untuk dipecat, Basri tidak mengetahui secara detil. Namun, kata dia, dari 10 nama itu, ada beberapa anggota dewan aktif, salah satunya anggota DPRD Sultra Syahrul Beddu.

“Kita usulkan 13 orang, tapi baru tiga yang keluar. Untuk tiga orang ini, sudah diberikan SK tersebut,” ujarnya.

Basri melanjutkan, alasan DPD Golkar Sultra mengusulkan 13 kadernya itu dipecat adalah mereka dianggap telah berkhianat dan tidak tunduk lagi pada aturan partai. Selain itu, mereka dianggap tidak kooperatif saat dimintai kesiapannya memberikan keterangan.

“Mekanismenya, kita surati mereka. Kalau tidak hadir, kita berikan teguran pertama hingga ketiga. Tapi surat kami juga tidak ditanggapi oleh mereka. Sesuai peraturan organisasi, kita teruskan ke DPP. Kita hanya ajukan usulan pemberhentian, yang berhak memecat adalah DPP,” alasnya. (pas/jie)

Click to comment
To Top