BPS Minta Pengusaha Jujur Sampaikan Data – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

BPS Minta Pengusaha Jujur Sampaikan Data

Kepala BPS Sultra Atqo Mardiyanto berjabat tangan dengan Lukman Abunawas usai melakukan sensus di rumah dinas sekda

Kepala BPS Sultra Atqo Mardiyanto berjabat tangan dengan Lukman Abunawas usai melakukan sensus di rumah dinas sekda

KENDARI, BKK- Sebanyak 2.480 petugas sensus dikerahkan Badan Pusat Statistik ke seluruh Sultra untuk mendata seluruh aktivitas usaha milik warga non-pertanian, yang menandai dimulainya Sensus Ekonomi 2016.

Sensus Ekonomi ini diharapkan akan membantu siapapun, terutama pemerintah, untuk mendapatkan gambaran aktivitas perekonomian di sebuah wilayah. Namun untuk mewujudkan gambaran perekonomian yang sebenar-benarnya, BPS meminta seluruh pengusaha agar jujur dalam menyampaikan datanya kondisi maupun hasil usahanya.
Kepala BPS provinsi Sultra, Atqo Mardiyanto mengatakan, hasil sensus tersebut akan menjadi bank data perekonomian di Sultra. Data tersebut nantinya akan sangat penting, terutama bagi pemerintah maupun pihak pengusaha dalam menentukan langkah pengembangan ekonomi maupun bisnis ke depan.
“Kami berharap masyarakat bisa ikut aktif berpartisipasi dengan memberikan data yang benar jika disensus oleh petugas,” kata Atqo yang turun langsung melakukan pendataan di hari pertama, di Rumah Jabatan Sekretaris Provinsi Sultra, Lukman Abu Nawas.
Hasil pendataan tersebut juga nantinya diharapkan memberikan gambaran seutuh-utuhnya tentang ekonomi non pertanian di seluruh level usaha.
Proses pendataan akan berlangsung selama sebulan, atau berakhir pada 31 Mei mendatang. BPS menargetkan sekitar tiga minggu untuk pendataan untuk wilayah Kota Kendari dan Bau-bau. Kedua kota ini merupakan daerah yang dipadati sekitar 200.000 usaha, baik mikro, kecil dan menengah.
Atqa mengatakan, para petugas sudah dibekali cara untuk mendapatkan data yang valid jika menemui kendala di lapangan, seperti tidak adanya warga yang ingin disensus.
“Kendala di lapangan sudah pasti ada. Tetapi kami sudah  mengantisipasi kendala seperti pelaku usaha yang susah untuk ditemui dan memberikan data dengan standar operasional yang telah diajarkan saat pelatihan” ujarnya.
Sekprov Sultra, Lukman Abunawas mengatakan, seluruh kepala daerah se Sultra sudah siap menyambut Sensus Ekonomi 2016. “Kepada masyarakat Sultra agar menyampaikan data yang riil, memberikan informasi  yang faktual agar data yang diperoleh BPS menjadi data terpadu sebagai bank data kita kelak,” kata Lukman Abunawas.
Di hari pertama Sensus Ekonomi 2016, petugas BPS Sultra mendatang Rumah Jabatan Wali Kota, Wakil Wali Kota serta Ketua DPRD sebagai pendataan awal di tingkat Kota Kendari. Sedangkan untuk tingkat provinsi, dimulai dari Rumah Jabatan Sekretaris Provinsi Sultra.
Jumlah Petugas Cacah Lapangan (PCL) yang dikerahkan sebanyak 2.480 ditambah 300 orang dari BPS. (p6/b/aha)

To Top