Dua PAW KPU Konut Dilantik – Berita Kota Kendari
Beranda

Dua PAW KPU Konut Dilantik

Ketua KPU Sultra Hidayatullah berjabat tangan usai melantik dua anggota KPU Konut hasil PAW. (ist)

Ketua KPU Sultra Hidayatullah berjabat tangan usai melantik dua anggota KPU Konut hasil PAW. (ist)

KENDARI, BKK – Dua pengganti antarwaktu (PAW) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Utara (Konut) akhirnya dilantik, Jumat (29/4) di gedung KPU Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dua anggota KPU Konut yang menjadi PAW itu adalah Busran Halik dan Muhammad Ilham. Keduanya, menggantikan Perdin dan Muharam yang sebelumnya diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kita sudah lakukan pelantikan terhadap PAW dua anggota KPU Konut,” kata Ketua KPU Sultra Hidayatullah.

Busran dan Ilham telah memenuhi syarat menjadi PAW. Mereka, duduk pada peringkat enam dan tujuh dari 10 besar perekrutan KPU Konut beberapa waktu lalu.

“Keduanya memenuhi syarat yang telah ditentukan sebagai calon PAW,” ujarnya.

Menurut Hidayatullah, tugas dua anggota KPU hasil PAW ini sama seperti penyelenggara lainnya. Salah satu tugas yang dihadapi dalam waktu dekat ini adalah menyelenggarakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

Selain itu, mereka juga akan menyelenggarakan verifikasi partai politik (parpol) menjelang Pemilihan Calon Legislatif (Pilcaleg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Mantan anggota KPU Kota Kendari ini berharap, kasus DKPP yang pernah menjerat komisioner KPU Konut menjadi pelajaran seluruh penyelenggara pemilu. Untuk itu, pesan dia, dua KPU PAW ini fokus dan tunduk pada peraturan yang berlaku dalam menjalankan tugasnya.

“Kita harap, kinerja mereka ke depan lebih baik lagi,” harapnya.

Sebelumnya, proses PAW Busran dan Ilham sempat menuai protes dari beberapa kalangan di Konut. Lembaga Pemantau Pilkada Konawe Utara (LPPKU) pernah mengingatkan KPU Sultra agar keduanya dipertimbangkan untuk dilantik.

Sebab, Busran dan Muhammad Ilham dianggap tidak memenuhi syarat.

“KPU Sultra harus mempertimbangkan kembali keduanya. Sebab, mereka (Busran dan Ilham) bermasalah secara administrasi,” terang Safar di Kendari, Senin (4/4).

Safar menyebutkan, dugaan pelanggaran Busran adalah tidak mengantongi izin dari Bupati Konut Aswad Sulaiman.

“Dia (Busran, red) duduk di peringkat enam. Tetapi, tidak mendapatkan izin bupati,” sebutnya.

Sedangkan Muhammad Ilham, lanjut Safar, diduga telah memalsukan identitasnya. Ilham, sebut dia, merupakan warga Konawe dan sama sekali tidak memiliki kartu tanda penduduk (KTP) di Konut.

“Harusnya, yang masuk itu orang Konut, bukan orang Konawe,” paparnya. (pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top