Aswar Pelaku Penikaman Lima Pemuda Menyerahkan Diri – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Aswar Pelaku Penikaman Lima Pemuda Menyerahkan Diri

KENDARI, BKK – Aswar (28), pelaku penikaman lima pemuda di Warung Sari Laut Mas Bejo Kelurahan Watuwatu Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari, akhirnya menyerahkan diri.

Warga Jalan by Pass Keluarahan Watuwatu ini menyerahkan diri setelah sempat buron selama dua hari, tepat Selasa (26/4), Aswar punya iktikad baik datang ke Kepolisian Sektor (Polsek) Kemaraya.

“Dia (Aswar, red) punya iktikad baik menyerahkan diri pada Selasa lalu,” terang Kapolsek Kemaraya Inspektur Polisi Dua (Iptu) Jimi Fernando SIK, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (29/4).

Menurut dia, selain takut terhadap keluarga korban, Aswar juga tidak ingin berlama-lama menjadi daftar pencarian orang (DPO). Apa lagi para korban merupakan kerabatnya sendiri.

Di depan polisi, sambung Jimi, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Kini, tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Kemaraya dan penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk diserahkan ke jaksa.

Diketahui, kasus penikaman itu bermula dari kesalapahaman antara tersangka dan korban. Dimana, insiden berdarah itu bermula dari keributan antara dua orang bernama Evans dan Seli di Cafe Ana By Pass, Minggu (24/4) sekitar pukul 02.30 Wita.

Keduanya, saling kejar hingg depan sari laut Mas Bejo. Karena mendengar keributan tersebut, para korban dan pelaku yang kala itu sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) datang untuk menyaksikan perselisihan Evans dan Seli.

Namun, Aswar tiba-tiba pukuli oleh beberapa orang yang ia duga dilakukan para korban. Sehingga, pelaku yang kala itu dalam kondisi mabuk akibat menonsumsi minuman beralkohol, langsung mengeluarkan badik dan secara tak pandang bulu melakukan penikaman.

Kelima korban penikaman dari Aswar tersebut adalah Ramadan (16), Muh Idul (17), Mandra (19), Irsan Dani Darmawan (16), dan Muh Istiqomah (16).

Usai menjalankan aksinya, Aswar langsung melarikan diri. Sementara lima orang korban dilarikan di Rumah Sakit Santa Anna untuk mendapatkan perawatan medis.

Ramadan mengalami luka tusuk pada pinggang belakang sebelah kiri, Irsan mengalami luka tusuk pada pantat sebelah kiri, Mandra mengalami luka iris pada bagian leher sebelah kiri, Idul menderita luka lecet pada pantat sebelah kiri dan leher sebelah kiri, Istiqomah mengalami luka robek pada betis kanan.

Setelah Kejadian, sekitar pukul 02.45 Wita, berjumlah sekitar 15 orang kerabat korban mendatangi kios Devi ByPass yang tidak lain tempat tinggal pelaku.

Namun, sayang pencarian itu nihil karena pelaku telah melarikan diri. Dan, untuk melampiaskan kekesalnnya, para kerabat korban mengacak-acak isi kios, merusak pintu serta memecahkan kaca etalase. (kas)

Click to comment
To Top