Lingkar Sultra

Konut Tetap Kebagian Tunjangan Gudacil

WANGGUDU, BKK – Upaya pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) dalam memperjuangkan nasib para guru yang bertugas di daerah terpencil berbuah manis. Pasalnya, tunjangan guru daerah terpencil (Gudacil) rupanya tetap dikucurkan oleh pemerintah pusat tahun ini.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konut, Lapeha, Selasa (26/4). Mantan pengawas sekolah itu mengatakan, pihaknya pekan lalu sudah berkonsultasi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait hal itu. Alhasil, tunjangan Gudacil masih tetap diturunkan oleh pemerintah pusat melalui kementerian tersebut.
“Saat ada informasi kalau daerah kita sudah tidak lagi terima karena sudah keluar dari kategori terpencil. Kita langsung ke Kementerian Pendidikan dan kebudayaan di Jakarta untuk konsultasi. Hasilnya Alhamdulillah, ternyata tahun ini kita masih bisa dapat tunjangan itu,” katanya.
Meski sudah dipastikan kabupaten Konut tetap kebagian tunjangan Gudacil, pihak Dinas PK belum bisa memastikan berapa banyak guru yang akan memperoleh dana yang bersumber dari APBN itu. Diperkirakan, jumlah penerima tahun ini bakal mengalami pengurangan dari tahun sebelumya.
“Tahun 2015 lalu jumlah penerima tunjangan Gudacil hampir mencapai 200 guru. Baik itu negeri maupun Guru honor dengan SK bupati. Terkait kapan dicairkan kita belum tahu pasti. Apalagi mengenai kuota yang akan diberikan pemerintah pusat. Hingga saat ini belum ada SK dari pusat. Itu mengacu pada Dapodik masing-masing sekolah,” lanjut Lapeha.
Sebelumnya, tunjangan Gudacil di Konut dikabarkan sudah dihapuskan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, Kementerian Perumahan dan Daerah Tertinggal (PDT) RI menganggap daerah ini bukan lagi daerah tertinggal dari segi pendidikan.
Hal itu ditandai dengan pemberian piagam penghargaan atas keberhasilan mengeluarkan daerah tersebut dari kategori tertinggal kepada bupati sebelumnya pada 2015 lalu. (k7/c/jie)

To Top