33 Pejabat Lingkup Kemenag Sultra Dirotasi – Berita Kota Kendari
Beranda

33 Pejabat Lingkup Kemenag Sultra Dirotasi

Kakanwil Kemenag Sultra Muhammad Ali Irfan saat melantik 33 pejabat di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (26/04). (Foto: Pandi/BKK)

Kakanwil Kemenag Sultra Muhammad Ali Irfan saat melantik 33 pejabat di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (26/04). (Foto: Pandi/BKK)

KENDARI, BKK – Sebanyak 33 pejabat di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) dirotasi.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sultra Muhammad Ali Irfan mengaku, dari 33 pejabat ini, terdapat 31 orang pejabat struktural dan dua orang kepala madrasah. Kebanyakan, sebut dia, pejabat yang kena rotasi itu untuk mengisi posisi kosong yang ada di lima kabupaten baru.

“Diisi jabatan baru di lima daerah pengembangan. Kita harus segerakan karena menyangkut pelayanan publik,” terang Ali Irfan usai melantik 33 pejabat di Aula Kemang Sultra, Selasa (26/4).

Lima daerah itu adalah Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng), Muna Barat (Mubar), Konawe Kepulauan (Konkep) dan Kolaka Timur (Koltim). Khusus kepala Kemenagnya, kata dia, sementara diproses oleh Kemenag RI karena jabatannya eselon tiga.

“Ini juga merupakan permohonan bupati dan Kemenag Pusat. Yang sudah ada PMA (Perintah Menteri Agama)-nya, langsung diisi pejabat dan pusat akan siapkan operasionalnya,” paparnya.

Dalam penempatan posisi jabatan ini, ungkap Ali, sempat ada lobi-lobi dari bupati, organisas kemasyarakatan (ormas) dan pejabat dari pusat. Hanya saja, kata dia, penunjukkan pejabat tersebut berdasarkan assesmen.

“Kita independen dan tidak main-main. Memang, ada lobi-lobi dari pejabat. Tapi, untuk saya tidak ada lobi. Semua harus mengikuti proses assesmen. Kita juga telah umumkan dipublik tentang nilai mereka,” ujarnya.

Assesmen kali ini, kata Ali, merupakan keempat selama menjabat Kakanwil Kemenag Sultra. Rencananya, kata dia, tahun ini ada gelombang kedua perombakkan secara besar-besaran.

“Untuk selanjutnya, kita sudah laksanakan assesmen. Sekarang, kita tinggal siapkan saja,” jelasnya.

Menurutnya, perombakkan struktur dilakukan satu kali dalam dua tahun. Hal ini, untuk menyegarkan instansi yang dipimpinnya. Sebab, kata dia, seseorang tidak boleh menjabat disuatu posisi selama seumur hidup.

“Bisa saja ke depan, orang Sultra tidak hanya menjabat di sini. Tetapi, bisa saja dibawa ke tempat lain,” tuturnya.

Ia berharap, para pejabat ini bekerja profesional, memiliki integritas, inovatif,  bertanggung jawab dan teladan.

“Kalau ada yang korupsi, langsung saya pecat,” tegasnya. (pas/jie)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top