Setelah ADP, Rasak Juga Yakin Diusung PAN – Berita Kota Kendari
Suksesi

Setelah ADP, Rasak Juga Yakin Diusung PAN

20150112Ketua_DPRD_Kota_Kdi

KENDARI, BKK – Semua kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang akan maju di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kendari merasa yakin diusung partainya sendiri. Sebelumnya, Adriatma Dwi Putra (ADP) mengaku optimis partai berlambang matahari terbit ini ada di genggamannya.

Sekarang, giliran Abdul Rasak yang juga merasa optimis pintu PAN didapatnya untuk maju Pilwali Kendari.

“Saya yakin diusung PAN, Insya Allah,” terang Rasak usai mendaftar di Partai Demokrat, Rabu (20/4).

Adanya kader lain yang juga ikut mengklaim PAN, Rasak mengaku tidak masalah. Menurut dia, itu lah dinamika politik partai besar. Namun, semua kader yang maju harus diproteksi dulu elektabilitasnya.

“Semua kader harus ikut kompetisi. Siapa pun yang keluar dari PAN, itu lah yang berpotensi menang,” paparnya.

Lantas bagaimana bila tidak dapat PAN? Rasak mengaku akan berdiskusi dulu.

“Nanti ada diskusi selanjutnya,” ucapnya.

Rasak mengaku, dirinya termotivasi untuk maju Pilwali Kendari karena partainya saat ini memiliki enam kursi di DPRD Kota Kendari. Sehingga, tinggal membutuhkan satu kursi lagi.

“Berdasarkan syarat Undang-Undang, tinggal satu kursi lagi memenuhi 20 persen. Untuk itu, kita harus berkoalisi dengan partai lain,” jelasnya.

Kaitannya dengan pendaftarannya di Demokrat, Rasak mengaku, telah lama menjalin hubungan baik dengan partai berlambang mercy ini. Di Pilwali sebelumnya, PAN dan Demokrat sama-sama mengusung paslon.

“Selama ini selalu bersama-sama Partai Demokrat, baik dari sisi pilkada termasuk dalam membangun Kota Kendari pada sisi peran legislatif. Mudah-mudahan, PAN dan Demokrat bisa bersama-sama termasuk partai lain dalam memperjuangkan Pilkada Kendari,” urainya.

Ketua DPRD Kota Kendari ini mengaku, sudah satu tahun lebih mempersiapkan dirinya maju Pilwali Kendari.

“Saya juga telah melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat,” ungkapnya.

Soal wakil, Rasak belum mau menyebutkannya. Keputusan adanya pendamping, kata dia, nanti setelah berdiskusi dengan partai koalisi pendukungnya.

“Kalau pak Yani, nanti kita komunikasi. Pada ada kesimpulannya nanti,” pungkasnya. (pas)

To Top