PTUN Menangkan KPU Konkep – Berita Kota Kendari
Suksesi

PTUN Menangkan KPU Konkep

Baron Harahap (kanan) pengacara KPU Konkep

Baron Harahap (kanan) pengacara KPU Konkep

NUSA Menggugat Hingga Titik Darah Penghabisan

LANGARA BKK – Kalah di Mahkamah Konstitusi (MK), ditolak pula di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negeri (PTTUN) Makassar, tidak membuat surut semangat Nur Sinapoy-Abdul Salam menyoal keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Konawe Kepulauan (Konkep).

Terakhir, pasangan dengan akronim NUSA ini, kembali menggugat keputusan KPU di Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Kendari. Sayangnya, putusan hakim tetap berpihak kepada KPU Konkep.

Kuasa hukum KPU Konkep Baron Harahap SH MH mengatakan, PTUN Kendari telah menggelar sidang putusan atas gugatan pasangan NUSA, Rabu (20/4). Hasilnya, kata dia, memenangkan kliennya. Kemenangan KPU ini, kata Baron, ditandai dalam putusan PTUN Kendari dengan nomor 02/G/2016/PTUN.Kdi.

“Gugatan Nur Sinapoy-Abdul Salam ditolak oleh hakim. Dengan artian, memenangkan KPU,” terang Baron usai menggelar sidang di PTUN Kendari.

Baron melanjutkan, NUSA menggugat KPU atas proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Konkep 2015. Mereka (NUSA, red) menganggap, KPU menerima laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye (LPPDK) dari pasangan Amrullah-Andi M Lutfi tidak tepat waktu.

“Mereka bawa bukti berdasarkan informasi yang diperoleh dari komisioner KPU Konkep sendiri, Mutakkin Sidiq bahwa LPPDK dari pasangan Amrullah-Andi M Lutfi diserahkan tidak tepat waktu,” paparnya.

Hanya saja, kata Baron, ketika disandingkan dengan data hasil pleno dan berita acara yang disampaikan KPU Konkep, dalil itu terbantahkan dengan sendirinya.

“Dalam berita acara pleno dan tanda terimanya ada dan sesuai waktu yang ditentukan. Bahkan, anggota KPU Konkep (Mutakkin Sidiq) ikut menandatangani berita acara pleno itu,” katanya.

Selain data pembanding dari KPU, lanjut Baron, majelis hakim ikut mempertimbangkan tidak adanya legal standing dari penggugat untuk memprotes keputusan KPU soal LPPDK. Toh, kata dia, tiga pasangan calon (paslon) maju, semua telah diloloskan.

“Penggugat tidak punya kepentingan hukum atau dirugikan. Ia juga diloloskan dalam pencalonan,” jelasnya.

Sekarang, lanjut Baron, bolanya ada di penggugat (NUSA). Soal adanya banding atau tidak atas putusan PTUN Kendari ini, KPU Konkep tetap siap menhadapinya.

Meski begitu, harap Baron, kubu Nusa untuk mengakhiri perjuangan panjangnya mempersoalkan keputusan KPU. Sebab, kata dia, Pertimbanganya, pemerintahan sudah berjalan. Kedua, gugatan mereka sudah diuji di MK, di PTTUN Makassar dan PTUN Kendari.

Dalam sidang putusan tersebut ungkap Baron, dihadiri oleh pasangan Ir H Amrullah MT-Andi Muhammad Lutfi SE MM akronim BERAMAL yang kini menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) definitif pertama Kabupaten Konkep. Selain itu juga dihadiri oleh pihak KPU selaku tergugat. (k4/pas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top