Mantan Kadis PU Muna Batal Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Mantan Kadis PU Muna Batal Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka

RAHA, BKK – Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha tiba-tiba membatalkan pemeriksaan mantan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muna Ir Yamin Imran sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi proyek teknis bina marga jalan dan jembatan pada 2013, Rabu (20/4).

Itu karena, Yamin tidak menyertakan pengacara saat menghadap penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Raha, sehingga pemeriksaannya ditunda dan kembali diagendakan pada Senin (25/4) mendatang.

“Pengacara tersangka tidak datang, sehingga pemeriksaan YI ditunda hingga Senin depan,” terang Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Raha Badrut Tamam SH MH, melalui kepala seksi intelijen (kasintel) La Ode Abdul Sofian SH MH, kemarin.

Kendati demikian, ia meminta kepada seluruh media untuk tidak menulis nama tersangka.

“Mohon kalau menulis nama tersangka pakai inisial saja ya di Kejari Raha ini,” pinta Sofian.

Diketahui, kasus tersebut diselidiki selama hampir tiga tahun semasa Kajari Raha dipimpin Drs Chandra Yahya Wello SH. Namun, Yamin baru dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka.

Sayang, pemeriksaan Kadis PU era pemerintahan Bupati dr H LM Baharuddin MKes ini, batal dilakukan.

Menurut hitungan sementara pihak kejaksaan, kasus itu diduga merugikan neraga sekitar Rp 408 juta. Karena berdasarkan dokumen yang disita, terkuak bahwa proyek perencanaan tehnis bina marga jalan dan jembatan tahun 2013 ini terbagi menjadi empat kontrak.

Yakni, ada kontrak yang bernilai Rp 57 juta, Rp 98 juta, Rp 294 juta, dan Rp 49. Sehingga total anggaran Rp 490 juta. Bahkan, Yamin juga disebut juga sebagai orang yang menandatangani kontrak pejebat pembuat komitmen (PPK). (cr1/c/kas)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top