Headline

Bulan Depan, Tahapan Pilkada 2017 Dimulai

KENDARI, BKK – Tujuh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara yang masuk dalam daftar Pilkada serentak gelombang kedua, 2017 mendatang, sudah harus siap-siap. Bulan depan, tepatnya tanggal 22 Mei, tahapan Pilkada sudah dimulai.

Ketujuh daerah ini adalah Kendari, Bombana, Kolaka Utara, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah dan Muna Barat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra) juga mengingatkan bahwa 22 Mei merupakan batas waktu penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran Pilkada tujuh daerah tersebut.
Anggota KPU Sultra La Ode Abdul Natsir Moethalib mengatakan, KPU RI telah menurunkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tahapan dan Jadwal Pilkada 2017, pada Minggu (17/4). “Dalam PKPU itu, urutan tahapan sudah ada jadwalnya. Nanti kita sosialisasikan agar masyarakat tahun. Tahapan pertama itu sudah dipastikan 22 Mei,” terang Natsir, Rabu (20/4).
Pria yang akrab disapa Ojo ini menjelaskan, PKPU Nomor 3 Tahun 2016 ini merupakan aturan pembuka untuk aturan-aturan selanjutnya tentang Pilkada. PKPU tersebut akan menjadi patokan seluruh stakeholder dalam melakukan persiapan Pilkada 2017.
“Tahapan pertama adalah penyusunan tahapan program dan jadwal. Selain itu, penyusunan anggaran,” paparnya.
Untuk penyusunan tahapan, program dan jadwal, papar Ojo, KPU kabupaten akan menerjemahkan PKPU 3 Tahun 2016 ini dalam surat keputusan masing-masing.  “Sehingga, semua KPU punya SK masing-masing tentang tahapan, program dan jadwalnya,” urainya.
Saat ini, lanjutnya, DPR RI memang sedang membahas revisi Undang-Undang (UU) tentang Pilkada 2015. Hanya saja, KPU tidak bisa menunggu pengesahan revisi UU tersebut. Nanti setelah adanya putusan, baru KPU akan menyesuaikan dengan UU baru.
“Kalau ada kekurangan, nanti disesuaikan dengan undang-undang (Pilkada). Tapi, kita tetap harus jalan tanpa harus menunggu. Lagian PKPU ini hanya mengatur tahapan, jadwal dan program,” jelasnya.
Dia pun mengimbau khususnya partai-partai politik maupun para calon bupati/wali kota dan wakil bupati/wakil wali kota agar mempersiapkan diri.
“Saya kira, KPU sudah hidupkan mesinnya. Bagi pihak yang ingin ikut serta dalam pilkada ini termasuk masyarakat, sudah mulai tancap gas. Artinya, sudah harus mempersiapkan calonnya bagi parpol,” tuturnya.
Dikatakannya, pelaksanaan Pilkada 2017 tidak berubah sesuai keputusan KPU bersama pemerintah sebelumnya. ” (Pemungutan suara) tetap pada 15 Februari 2017. Tidak akan bergeser lagi itu,” pungkasnya. (pas/b/aha).

To Top