Abaikan DPC Gerindra, Ishak Ismail Lobi DPP – Berita Kota Kendari
Beranda

Abaikan DPC Gerindra, Ishak Ismail Lobi DPP

KENDARI, BKK – Bakal calon (balon) Wali Kota Kendari Ishak Ismail langsung melobi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mendapatkan pintu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Ditemui usai mendaftar di Partai Demokrat Kota Kendari, Ishak mengaku, telah mendaftar di Gerindra Kota Kendari tapi belum mengembalikan formulir sampai hari ini. Alasannya, kata Ishak, berdasarkan konfirmasinya dengan DPP masih ada waktu untuk memproses dirinya merebut pintu partai tersebut.

“Saya mendaftar di DPC, tapi ngurus di pusat. Itu perlu dipertegas kalau ada isu saya tidak mendaftar di Gerindra. Tapi, saya jelas mendaftar di Gerindra,” katanya, Rabu (20/4).

Menurut dia, tidak selamanya proses penjaringan dilaksanakan di tingkat DPC kabupaten atau kota. Salah satu contoh, kata dia, Calon Bupati Muna LM Baharuddin tidak pernah mendaftar di partai itu, tapi bisa memperoleh rekomendasi.

“Contohnya Dokter di Muna, tidak mendaftar tapi dapat Gerindra kok. Kayaknya, bisa karena sudah ada yang bisa. Saat ini, saya sudah komunikasi dengan pusat. Saya baru pulang ini dari Jakarta,” paparnya.

Soal kritikkan Ketua DPD Gerindra Sultra Anton Timbang kepada dirinya, Ishak mengaku tidak salah kalau dirinya berupaya mendapatkan pintu Gerindra. Sebelumnya, Anton menilai Ishak terlalu berlebihan mengomentari Gerindra.

“Kira-kira apa yang berlebihan? Kalau saya mau lewat Gerindra, kira-kira berlebihan? Beliau saja yang terlalu berlebihan,” ujarnya.

Ishak menganggap dirinya masih kader Gerindra walaupun saat ini tidak diakui. Sehingga, kata dia, tidak salah bila dirinya berupaya merebut pintu partai berlambang garuda emas itu.

“Di Demokrat saja sebagai partai teman saya mendaftar, apalagi di Gerindra. Saya sebagai kader partai hingga hari ini,”

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC Gerindra Kota Kendari Iqbal Abdullah Bafadal menilai upaya Ishak Ismail seperti mengabaikan mekanisme penjaringan di tingkat DPC.

Menurut Iqbal, Ishak pernah mengambil formulir. Namun, hingga batas waktu pengembalian berkas 31 Maret, Ishak Ismail tidak pernah mengembalikan formulir atau mendaftar.

“Kita sudah perpanjang juga pendaftaran, tapi tidak pernah mengembalikan,” ujarnya.

Kalau pun Ishak melobi DPP, kata Iqbal, berarti sama saja menghilangkan proses tahapan yang ada di kabupaten. Kalau demikian, lebih baik tidak ada proses di tingkat daerah.

“Kalau langsung DPP, apa fungsinya kita? Tapi, terserah dia, itu sah-sah saja. Tapi, partai ini ada mekanismenya,” tuturnya. (pas/jie)

To Top