Ribuan KSM di Muna Antri Terima Bansos – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Ribuan KSM di Muna Antri Terima Bansos

Ribuan Keluarga Sangat Miskin (SKM) di Kabupaten Muna rebutan terima bantuan PKH di Kantor Pos Raha, Sabtu (16/04). (FOTO: FITRI/BKK)

Ribuan Keluarga Sangat Miskin (SKM) di Kabupaten Muna rebutan terima bantuan PKH di Kantor Pos Raha, Sabtu (16/04). (FOTO: FITRI/BKK)

RAHA, BKK – Ribuan Keluarga Sangat Miskin (KSM) di Kabupaten Muna, Sabtu (16/04), mulai menerima bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH), di Kantor Pos setempat.

Bantuan berupa uang tunai dalam jumlah bervariasi ini dikucurkan Kementerian Sosaial RI dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Khusus di Kabupaten Muna, penerima bantuan mencapai 4.167 KSM pada tahun 2016.

“Tahun 2016 ini ada 4.167 KSM yang tersebar di 22 kecamatan di Kabupaten Muna. Setahun mereka menerima bansos 4 kali. Khusus di Muna tahun ini sudah kali keenam menerima bansos ini,” terang Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial (Bajamsos) Dinas Sosial Kabupaten Muna, Fahamudin,SSos, Sabtu (16/04).

Nominal bantuan diberikan bervariasi, bergantung jumlah anak yang bersekolah dalam satu keluarga, dengan rincian; anak usia Sekolah Dasar (SD) senilai Rp 450 ribu setahun, SMP Rp 750 ribu pertahun, dan SMA 1 juta pertahun.

Sedangkan untuk ibu hamil dan balita diberikan bantuan Rp 300 ribu pertahun. “Bansos PKH ini diterima 4 kali dalam setahun dengan rincian untuk anak SD Rp 112.500 setiap kali terima, SMP Rp 187.500, SMA Rp 250 ribu dan ibu hamil dan balita Rp 75 ribu,” tambahnya.

Tidak banyak syarat yang harus dipenuhi oleh KSM. Untuk mendapat bantuan PKH ini di Kantor Pos, setiap KSM cukup membawa kartu PKH dan kartu keluarga ke Kantor Pos.

“4.167 KSM ini sudah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial PKH. Untuk menerima bantuan ini di Kantor Pos, para ibu-ibu cukup membawa kartu PKH dan kartu keluarga di Kantor Pos. Bantuan ini diterima khusus bagi kaum ibu, bukan suami mereka dan tidak bisa diwakili. Di Kabupaten Muna program PKH sudah memasuki tahun ke-2. Namun di enam kecamatan seperti Towea, Batukara, Pasikolaga, Pasir Putih, Wakorumba Selatan, dan Katobu, baru memasuki tahun pertama sebagai penerima PKH di tahun 2016 ini. Program ini berjalan selama 5 tahun,” pungkas Fahamudin.

Pantauan koran ini, ribuan kaum ibu terlihat antri di Kantor Pos Raha, menerima bantuan PKH ini. “Saya sudah empat kali menerima bantuan ini. Setahun saya dapat Rp 1.300.000. Uang ini digunakan untuk anak-anakku yang masih sekolah,” kata Wa Musaia (48) warga Desa Lakarinta, Kecamatan Lohia, pada koran ini akhir pekan lalu, saat antri di Kantor Pos Raha.

Sementara itu rekannya Wa Piti (28) mengaku cuma menerima Rp 800 ribu. “Saya terima Rp 800 ribu bantuan ini. Jumlahnya beda-beda, tergantung jumlah anak yang bersekolah,” kata wanita satu anak ini. (cr1/b/jie)

To Top