Koalisi, Golkar Mau Jadi Ketua Kelas – Berita Kota Kendari
Suksesi

Koalisi, Golkar Mau Jadi Ketua Kelas

KENDARI, BKK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) berharap dalam koalisi nanti, partai berlambang beringin ini  menjadi ketua kelas di antara partai pengusung calon.

Sekretaris DPD Golkar Sultra Muhammad Basri mengaku, hingga saat ini belum ada rencana koalisi dengan partai lain dalam mengusung calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017. Koalisi, kata dia, baru tercipta setelah ada keputusan penetapan calon yang diusung.

“Pasti ada pembicaraan dengan partai lain nanti. Harapan kami, kita menjadi ketua kelas,” terang Basri kepada Berita Kota Kendari, Minggu (17/4).

Pilkada 2017, di Sultra terdapat tujuh daerah. Adalah Kabupaten Bombana, Buton, Buton Selatan (Busel), Buton Tengah (Buteng), Muna Barat (Mubar), Kolaka Utara (Kolut) dan Kota Kendari. Dari tujuh daerah itu, Golkar memastikan Mubar tidak perlu koalisi.

“Kita disana memperoleh lima kursi di dewan. Jadi, tidak perlu koalisi,” jelasnya.

Meski memiliki lima kursi, lanjut dia, Golkar sudah pasti akan membentuk koalisi dengan partai lain. Sebab, Golkar tidak ingin kerja sendiri dalam memenangkan calon yang diusungnya nanti.

“Memang, dalam syarat yang kami tentukan ini, setiap calon yang mendaftar di Golkar diharuskan mengantongi rekomendasi partai yang sudah mendukungnya,” paparnya.

Saat ini, tutur dia, pihaknya telah menyerahkan seluruh berkas penjaringan calon ke DPP dari DPD kabupaten atau kota.

“Saya sendiri yang antar langsung ke pusat. Rekomendasi DPP, kita belum tahu keluar kapan. Tapi, yang pastinya keluar sebelum tahapan KPU dimulai,” ujarnya.

Khusus di Kota Kendari, ada tujuh nama yang dikirim ke pusat. Tiga calon wali kota dan empat calon wakil wali kota. Cawali itu adalah Abdurrahman Saleh, Muhammad Zayat Kaimoeddin dan Andi Musakkir Mustafa. Sedangkan wakil adalah Rahman Tawulo, Imam Al Gazali, Muhammad Ali dan Hikman Balagi.

“Soal survei, nanti turun tanpa sepengetahuan kami di DPD. Hasilnya, pasti disampaikan ke kami. Kita pasti akan dipanggil di pusat,” tuturnya. (pas)

Click to comment
To Top