Razia Narkoba, Polisi Hanya Temukan Ikan Asin dan Kosmetik – Berita Kota Kendari
Beranda

Razia Narkoba, Polisi Hanya Temukan Ikan Asin dan Kosmetik

 Polisi bersama TNI AU gelar razia narkoba di Bandara Halu Oleo Kendari. (FOTO:KASMAN/BKK)

Polisi bersama TNI AU gelar razia narkoba di Bandara Halu Oleo Kendari. (FOTO:KASMAN/BKK)

KENDARI, BKK – Petugas Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan razia  narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (Narkoba) di Badar Udara (Bandara) Halu Oleo (HO) Kendari, Sabtu, (9/4).

Dalam operasi dengan sandi bersinar (bersihkan sindikat narkoba) ini, turut pula melibatkan aparat TNI Pangkalan Udara (Lanud) HO Kendari, serta pihak maskapai penerbangan, yang dipimpin langsung Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sultra Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sumarto.
Pantauan jurnalis koran ini, satu persatu barang bawaan penumpang diperiksa dengan menggunakan satu ekor anjing pelacak milik Unit Satwa Direktorat Sabhara (Ditsabhara) Polda Sultra.
Hasilnya, anjing mengendus sedikitnya enam koper yang ditengarai menyimpan barang terlarang. Sayang, saat diperiksa petugas, ternyata koperr tersebut hanya berisi kosmetik dan ikan asin.
Pemeriksaan kemudian dilanjutkan di cargo bandara. Namun, lagi-lagi hasilnya tetap nihil dari barang terlarang narkoba. Razia berikhir sekitar pukul 11.00 Wita.
Dirresnarkoba Polda Sultra AKBP Sumarto, melalui Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional (Kababinopsnal) Ditresnarkoba Polda Sultra AKBP Agung Ramos mengatakan, dari hasil analisis yang dilakukan petugas, baik Polda Sultra maupun Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, masuknya narkoba di Bumi Anoa diketahui melalui jalur darat, udara, dan laut.
Dan, rata-rata narkoba yang masuk di Sultra berasal dari Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Sehingga, pihaknya gencar melakukan razia di tempat-tempat yang ditengarai terjadi sebagai pintu masuk narkoba.
“Hasil analisis kami, masuknya barang (narkoba, red) salah satunya dari bandara. Kemudian kita razia dengan menggunakan satu anjing pelacak. Ada enam tas yang tercium, tapi setelah kita periksa masih nihil. Belum ada narkoba. Walaupun nihil, tapi kita sudah mencoba,” ujar perwira polisi dengan dua melati di pundak ini.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud HO Kendari Mayor Lek Teguh Wahyu mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik kegitan yang dilakukan petugas kepolisian.
“Kami sangat mendukung pemberantasan narkoba. Kami juga akan melakukan pemberantasan narkoba di Bandara HO bersama Polda Sultra, BNNP Sultra dan maskapai,” pungkasnya.
Hampir senada dengan itu, perwakilan maskapai penerbangan, Hendra mengatakan, bandara memang harus bebas narkoba, sehingga pihaknya sangat mendukung langkah petugas melakukan razia.
“Sangat mendukung. Bandara memang harus bebas dari narkoba,” katanta. (r2/c/jie)

Click to comment
To Top